Mengenai Egg Freezing dan Deretan Fakta yang Harus Diketahui

Senin, 25 Mei 2026 | 11:18 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Mengenai Egg Freezing dan Deretan Fakta yang Harus Diketahui
Mengenai Egg Freezing dan Deretan Fakta yang Harus Diketahui

Egg freezing atau pembekuan sel telur kian populer di ranah global sebagai metode mutakhir untuk mengawetkan kesuburan wanita. Secara medis, prosedur ini dilakukan dengan mengambil, membekukan, dan menyimpan sel telur yang belum dibuahi (unfertilized eggs). Ketika pasien sudah siap untuk memiliki anak di masa depan, sel telur tersebut akan dicairkan, dibuahi dengan sperma melalui proses In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung, lalu ditanamkan kembali ke dalam rahim. Tingkat keberhasilan kelahiran hidup dari metode ini sangat bergantung pada jumlah sel telur yang disimpan serta usia wanita saat menjalani prosedur, dengan masa keemasan paling optimal berada di usia 25 hingga 35 tahun.

Secara teknis, proses medis utama ini memakan waktu yang tidak sebentar karena harus melalui berbagai tahapan klinis yang terstruktur. Tahap awal dimulai dengan tes deteksi penyakit seperti HIV atau hepatitis, disusul dengan pemberian suntikan hormon dan obat-obatan untuk proses pematangan ovarium. Ketika sekitar 6 hingga 15 sel telur sudah matang, dokter akan melakukan tindakan ovum pick up atau petik telur dari ovarium melalui vagina menggunakan alat khusus di bawah pengaruh anestesi umum. Sel-sel telur yang didapat kemudian langsung dibekukan dengan prosedur vitrifikasi kilat di laboratorium agar bisa disimpan untuk jangka panjang dengan masa simpan maksimal hingga 10 tahun.

Definisi & Tren Global Egg Freezing - (IVF Australia & Media Monitoring DATASATU/desain oleh Notebook LM/DATASATU)
Definisi & Tren Global Egg Freezing - (IVF Australia & Media Monitoring DATASATU/desain oleh Notebook LM/DATASATU)

Melihat manfaatnya yang besar dalam memberikan fleksibilitas reproduksi, tren ini melonjak tajam secara global dengan motif dominan yang bergeser dari alasan medis menjadi alasan sosial atau pribadi. Berdasarkan pemantauan media tim riset DATASATU, jumlah siklus egg freezing di Amerika Serikat (AS) membubung 39,2% dalam setahun dari sekitar 29.000 siklus pada tahun 2022 menjadi lebih dari 40.000 siklus pada tahun 2023. 

Lonjakan masif juga terjadi di Inggris yang mencatat peningkatan siklus sebesar 170% dari tahun 2019 hingga tahun 2023 dengan mayoritas pasien berusia 30 hingga 37 tahun. Pergerakan serupa terlihat di wilayah Australia dan Selandia Baru, di mana angka wanita yang membekukan sel telurnya melesat dua kali lipat hanya dalam kurun waktu 3 tahun saja.

Demam regulasi inklusif di mancanegara ikut mempermudah akses bagi wanita lajang (single women) untuk membekukan sel telur tanpa hambatan status pernikahan, seperti yang berlaku di AS, Meksiko, Thailand, Spanyol, dan Portugal. Fenomena global ini pada akhirnya turut merambah ke Indonesia dan diadopsi oleh sejumlah figur publik sebagai langkah preventif untuk mengamankan rencana masa depan mereka. Luna Maya tercatat sebagai salah satu pionir selebritas tanah air yang terbuka melakukan prosedur ini pada tahun 2022 di usia 38 tahun. Langkah matang tersebut kemudian diikuti oleh deretan artis lainnya seperti Sabrina Chairunnisa yang menjalani tindakan di New York, Olla Ramlan, Selvi Kitty, hingga Dewi Perssik yang melakukan pembekuan sel telur pada tahun 2024 di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Kendati teknologinya sudah tersedia secara lokal, setiap pasien harus mempertimbangkan estimasi biaya yang bervariasi tergantung profil hormon dan dosis obat yang dibutuhkan. Biaya untuk obat stimulasi awal berkisar antara Rp20 juta hingga Rp25 juta, sementara untuk prosedur tindakan petik telur memakan biaya sekitar Rp30 juta. Proses pembekuan atau vitrifikasinya sendiri membutuhkan dana sekitar Rp3 juta per tabung cryo, sehingga total biaya keseluruhan untuk prosedur awal ini berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp60 juta. Selain biaya tindakan, pasien juga harus bersiap dengan pengeluaran berkelanjutan berupa biaya sewa penyimpanan bulanan sekitar Rp300 ribu per bulan, di mana hingga saat ini seluruh rangkaian proses kesuburan tersebut belum ditanggung oleh fasilitas BPJS Kesehatan.

Deretan Aktris di Indonesia yang Pernah Menjalani Prosedur Egg Freezing - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)
Deretan Aktris di Indonesia yang Pernah Menjalani Prosedur Egg Freezing - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)

Data Terbaru

distribusi-daging-kurban-masih-timpang-di-berbagai-wilayah-indonesia
Sosial Budaya

Distribusi Daging Kurban Masih Timpang di Berbagai Wilayah Indonesia

Indonesia mencatatkan ketimpangan distribusi daging kurban. Dari 514 kabupaten/kota, sebanyak 343 wilayah memiliki tingkat distribusi di bawah 80%.

3 jam yang lalu

ekonomi-kurban-nasional-masih-terkonsentrasi-di-pulau-jawa
Sosial Budaya

Ekonomi Kurban Nasional Masih Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Nilai ekonomi kurban tahun 2026 masih terpusat di Jawa, yakni mencapai Rp 21,42 triliun atau hampir 80% dari angka nasional.

4 jam yang lalu

potensi-ekonomi-kurban-2026-diproyeksikan-turun-jadi-rp-2689-triliun
Sosial Budaya

Potensi Ekonomi Kurban 2026 Diproyeksikan Turun Jadi Rp 26,89 Triliun

Nilai ekonomi kurban diproyeksi turun 0,77% yoy menjadi Rp 26,89 triliun pada 2026 seiring penurunan jumlah pekurban dan hewan kurban.

4 jam yang lalu

deretan-satgas-era-pemerintahan-presiden-prabowo-dari-hilirisasi-hingga-mitigasi-phk
Ekonomi

Deretan Satgas Era Pemerintahan Presiden Prabowo: Dari Hilirisasi hingga Mitigasi PHK

Presiden Prabowo Subianto membentuk sejumlah satuan tugas (satgas) lintas kementerian dan lembaga untuk menangani berbagai sektor strategis. Satgas yang dibentuk mencakup percepatan hilirisasi industri dan ketahanan energi, penertiban kawasan hutan, percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, hingga rehabilitasi pascabencana dan mitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK).

9 jam yang lalu

skandal-pemalsuan-riset-global-oknum-periset-indonesia-terbongkar
Hukum & Keamanan

Skandal Pemalsuan Riset Global Oknum Periset Indonesia Terbongkar

Dunia akademik internasional diguncang oleh skandal fabrikasi data dan manipulasi identitas sistematis yang melibatkan oknum periset mandiri asal Indonesia.

11 jam yang lalu

wabah-ebola-meningkat-di-afrika-pbb-tingkatkan-penanganan-darurat
Kesehatan

Wabah Ebola Meningkat di Afrika, PBB Tingkatkan Penanganan Darurat

Penyebaran wabah virus Ebola jenis Bundibugyo di kawasan Afrika kian mengkhawatirkan dengan Republik Demokratik Kongo (DRC) sebagai pusat episentrum.

13 jam yang lalu