Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mencatat aktivitas perdagangan yang signifikan pada sejumlah komoditas utama. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 14 Juli 2026, produk sektor pertanian mendominasi daftar barang yang paling banyak diminati oleh masyarakat.
Pupuk NPK Phonska menempati posisi teratas sebagai produk dengan permintaan tertinggi. Komoditas ini mencatatkan volume transaksi yang luar biasa mencapai 8.,1 juta transaksi, dengan total nilai penjualan menembus angka Rp15 miliar. Menyusul di posisi kedua, Pupuk Urea N 46% juga mencetak performa tinggi dengan volume transaksi sebanyak 6,2 juta dan nilai komoditas mencapai Rp11,2 miliar.
Selain kebutuhan pertanian, produk sembako dan kebutuhan rumah tangga juga menunjukkan perputaran ekonomi yang kuat. Minyak Goreng Bimoli ukuran 2 Liter mencatatkan nilai transaksi yang cukup fantastis sebesar Rp 3,6 miliar, meskipun secara volume hanya terdata sebanyak 606 transaksi. Sementara itu, komoditas pangan pokok seperti Beras Medium SPHP 5 KG mencatat 55 ribu volume transaksi dengan nilai Rp2,4 miliar, disusul oleh kategori Beras umum senilai Rp1,1 miliar dari 27 ribu transaksi.
Produk konsumsi harian lainnya yang turut melengkapi daftar paling diminati di Kopdes ini meliputi Sunco Minyak Goreng Pouch 2L (Rp505 juta), Gas LPG 3 Kg (Rp481 juta), Gula KTM 1 Kg (Rp284 juta), serta rokok Filter Surya Merah 12 yang menutup daftar dengan nilai transaksi sebesar Rp272 juta. Tingginya angka-angka transaksi ini menegaskan peran strategis Kopdes dalam memenuhi kebutuhan esensial masyarakat desa secara berkelanjutan.