Ketahui Syarat Nelayan Penerima BBM Khusus 15 Ribu per Liter

Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ketahui Syarat Nelayan Penerima BBM Khusus 15 Ribu per Liter
Ketahui Syarat Nelayan Penerima BBM Khusus 15 Ribu per Liter

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebesar Rp15.000 per liter bagi pelaku usaha perikanan dengan kapal berskala besar. Kebijakan strategis ini diputuskan dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Langkah ini diambil pemerintah untuk meringankan beban biaya operasional nelayan di tengah tingginya fluktuasi harga energi global.

Melansier Beritasatu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kebijakan harga khusus ini menyasar para pengusaha nelayan yang mengoperasikan kapal tangkap berukuran antara 30 hingga 200 gross ton (GT). Pemerintah mencatat harga rata-rata produksi solar di dalam negeri saat ini berada di angka Rp18.600 per liter. Guna mematok harga tetap sebesar Rp15.000 per liter bagi nelayan, pemerintah memberikan dukungan selisih harga sekitar Rp3.600 per liter.

Menariknya, pembiayaan selisih tersebut dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seluruh dukungan dana bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit. Menurut Airlangga, pemanfaatan dana eksternal APBN ini sangat dimungkinkan mengingat kas BPDP saat ini dalam kondisi yang sangat mencukupi untuk menopang program ketahanan pangan dan energi sektor kelautan tersebut.

Sebagai tahap awal, pemerintah mengalokasikan total kuota program hingga 400.000 ton untuk jangka waktu 6 bulan ke depan. Di sisi lain, ketentuan ini menegaskan bahwa kelompok nelayan kecil dengan armada di bawah 30 GT tetap menggunakan skema BBM bersubsidi reguler yang saat ini dihargai Rp6.800 per liter. Oleh karena itu, skema baru ini murni menjadi solusi bagi kapal-kapal besar yang selama ini terpaksa membeli BBM nonsubsidi dengan tarif industri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa aturan baru ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian bagi pelaku usaha sektor perikanan. Kehadiran solar Rp15.000 per liter diharapkan langsung berdampak pada stabilitas operasional dan produktivitas tangkapan nelayan besar.

Namun, agar bantuan ini tepat sasaran dan terhindar dari potensi penyalahgunaan atau penjualan kembali ke sektor industri nonsasaran, pemerintah menerapkan 5 ketentuan ketat. Selain pembatasan ukuran kapal 30 hingga 200 GT, seluruh identitas pemilik usaha beserta kapalnya wajib terdata secara resmi pada pangkalan data pemerintah. Penyaluran dan transaksi pembelian juga dibatasi hanya pada titik-titik resmi yang nantinya dikoordinasikan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini baru akan resmi berjalan dan didistribusikan setelah Kementerian ESDM menerbitkan Surat Keputusan (SK) resmi serta merampungkan proses verifikasi data di lapangan.

Syarat Nelayan Penerima BBM Rp 15 Ribu per Liter - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)
Syarat Nelayan Penerima BBM Rp 15 Ribu per Liter - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)

Data Terkait

harga-bbm-nonsubsidi-dan-avtur-per-1-juli-2026-ini-daftarnya
Ekonomi

Harga BBM Nonsubsidi dan Avtur per 1 Juli 2026, Ini Daftarnya

Pertamina menurunkan sejumlah jenis BBM nonsubsidi dan avtur yang berlaku mulai Rabu, 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.

1 Jul 2026

pertamax-cetak-rekor-lonjakan-harga-bbm-tertinggi-dalam-dua-dekade
Ekonomi

Pertamax Cetak Rekor Lonjakan Harga BBM Tertinggi dalam Dua Dekade

Lonjakan harga Pertamax pada Juni 2026 ini resmi mencetak rekor baru sebagai kenaikan tertinggi untuk varian BBM non-subsidi dalam dua dekade terakhir.

12 Jun 2026

harga-komoditas-impor-naik-ini-deretan-barang-yang-ikut-melonjak
Ekonomi

Harga Komoditas Impor Naik, Ini Deretan Barang yang Ikut Melonjak

Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah mendorong lonjakan harga barang impor yang berdampak terhadap harga BBM, LPG, hingga kedelai impor nasional.

28 Apr 2026

wfh-mampu-hemat-bbm-20-tapi-risiko-ekonomi-perlu-diantisipasi
Ekonomi

WFH Mampu Hemat BBM 20%, Tapi Risiko Ekonomi Perlu Diantisipasi

WFH akan menghemat BBM hingga 20%, namun berisiko menurunkan konsumsi rumah tangga. Efisiensi energi berpotensi bergeser jadi beban rumah tangga.

16 Apr 2026

pemerintah-tahan-harga-bbm-beban-subsidi-berpotensi-membengkak
Ekonomi

Pemerintah Tahan Harga BBM, Beban Subsidi Berpotensi Membengkak

Pemerintah belum menaikkan harga BBM meski minyak dunia sudah melambung. Dalam 5 tahun terakhir, realisasi BBM subsidi naik 74,86% sejak 2020.

8 Apr 2026

mitigasi-geopolitik-pemerintah-rilis-8-kebijakan-efisiensi-energi
Ekonomi

Mitigasi Geopolitik, Pemerintah Rilis 8 Kebijakan Efisiensi Energi

Konflik AS-Iran mendorong krisis energi seiring melonjaknya harga minyak. Pemerintah kemudian meluncurkan kebijakan efisiensi energi sebagai antisipasi.

8 Apr 2026