Sebanyak 12 provinsi di Indonesia berhasil mencatatkan capaian 100% rumah tangga yang telah teraliri listrik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang diperbarui pada 29 Januari 2026, pemerataan akses penerangan ini didominasi oleh pasokan listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Dari daftar wilayah tersebut, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menempati posisi teratas dengan 100% warganya sepenuhnya menggunakan listrik PLN. Capaian penerangan PLN yang nyaris menyentuh angka sempurna juga dicatatkan oleh Bali sebesar 99,98%, Jawa Barat 99,96%, dan DKI Jakarta 99,84%.
Selain wilayah Jawa dan Bali, beberapa provinsi di luar pulau Jawa turut membukukan tingkat elektrifikasi rumah tangga sebesar 100%, seperti Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Aceh, Lampung, hingga Kalimantan Utara. Pada beberapa daerah seperti Kalimantan Utara, pasokan listrik non-PLN turut melengkapi kebutuhan warga dengan porsi 2,16%.
Sementara itu, tiga provinsi lain yang melengkapi 15 besar nasional juga mencatatkan persentase rumah tangga berlistrik yang mendekati sempurna. Kalimantan Timur berada di angka 99,97%, disusul Kepulauan Riau sebesar 99,96%, dan Sulawesi Tenggara dengan capaian 99,94%.
Kondisi berbeda terlihat pada kelompok 15 provinsi dengan persentase rumah tangga berlistrik terendah, yang didominasi oleh wilayah Indonesia bagian timur. Papua Tengah mencatatkan angka elektrifikasi paling rendah secara nasional, yakni hanya 67,46%, dengan rincian 35,67% listrik PLN dan 31,8% non-PLN. Posisi berikutnya ditempati oleh Papua Pegunungan dengan total berlistrik 68,88%, di mana pasokan justru didominasi oleh listrik non-PLN sebesar 48,09% berbanding 20,78% listrik PLN.
Tingkat akses listrik di Papua Selatan juga masih berada di angka 83,61%. Sementara itu, beberapa wilayah lain di kawasan timur seperti Papua Barat (96,59%), Papua (96,65%), Nusa Tenggara Timur (98,06%), hingga Papua Barat Daya (98,56%) sudah melampaui angka 95%, meski masih mencatatkan ketergantungan pada sumber listrik non-PLN untuk melengkapi kebutuhan warga setempat.