Industri Makanan Serap Tenaga Kerja Terbanyak di Sektor IMK 2025

Selasa, 22 September 2026 | 15:26 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Industri Makanan Serap Tenaga Kerja Terbanyak di Sektor IMK 2025
Industri Makanan Serap Tenaga Kerja Terbanyak di Sektor IMK 2025

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 4,46 juta unit usaha Industri Mikro dan Kecil (IMK) berhasil menyerap hingga 9,48 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia sepanjang 2025. Daya serap yang masif ini menegaskan posisi IMK sebagai salah satu bantalan ekonomi kerakyatan yang paling krusial dalam membuka lapangan kerja.

Dari total pekerja tersebut, keterlibatan tenaga kerja menunjukkan keseimbangan gender yang sangat merata. Proporsi pekerja laki-laki tercatat sebesar 50,48%, sedangkan pekerja perempuan mencapai 49,52%. Dengan rasio gender sekitar 102 pekerja laki-laki per 100 pekerja perempuan, ekosistem IMK terbukti memberi ruang partisipasi ekonomi yang setara bagi kaum perempuan.

Jika ditinjau berdasarkan bidang usahanya, industri makanan tampil sebagai motor penggerak utama penyerapan tenaga kerja nasional. Sektor kebutuhan dasar ini menampung 4.027.873 pekerja, atau lebih dari 40% total tenaga kerja IMK di Indonesia.

Penyerapan terbesar berikutnya disusul oleh industri pakaian jadi dengan 1.074.936 pekerja dan industri tembakau sebanyak 942.316 orang. Di luar ketiga sektor itu, industri kayu, barang dari kayu, gabus, dan anyaman mampu menyerap 898.219 pekerja, diikuti industri barang galian bukan logam yang mempekerjakan 470.896 orang.

Meski mampu menyerap jutaan tenaga kerja, roda kepemilikan bisnis IMK di tanah air masih sangat bertumpu pada kelompok usia matang. Sebanyak 53,19% pemilik usaha berada pada rentang usia 45 hingga 64 tahun. Sementara itu, kelompok usia 25 sampai 44 tahun menempati porsi 35,19%, disusul pengusaha senior berusia di atas 65 tahun sebesar 10,37%.

Kondisi tersebut memperlihatkan tantangan regenerasi wirausaha, mengingat keterlibatan generasi muda sebagai pemilik IMK masih sangat rendah. Pelaku usaha pada rentang usia 20 hingga 24 tahun hanya mengisi porsi 1,08%, sementara pemilik usaha di bawah usia 20 tahun hanya tercatat sebesar 0,17%. Ketimpangan profil usia ini menjadi sinyal penting bahwa keberlanjutan sektor IMK ke depan masih memerlukan dorongan minat dan akses kewirausahaan bagi generasi muda.

Sektor Usaha IMK dengan Pekerja Terbanyak - (BPS/DATASATU)
Sektor Usaha IMK dengan Pekerja Terbanyak - (BPS/DATASATU)

Data Terkait

lampung-puncaki-daftar-daerah-dengan-perokok-harian-tertinggi-2026
Sosial Budaya

Lampung Puncaki Daftar Daerah dengan Perokok Harian Tertinggi 2026

BPS sebut Lampung puncaki perokok harian tertinggi nasional (32,81%), disusul Bengkulu (31,08%), Jabar (30,31%), dan Jateng menutup 10 besar (27,05%).

6 hari yang lalu

ids-2026-kepala-bakom-soroti-target-pertumbuhan-hingga-8
Ekonomi

IDS 2026: Kepala Bakom Soroti Target Pertumbuhan hingga 8%

Kepala Bakom RI, Syahganda Nainggolan, menyoroti pentingnya pertumbuhan ekonomi inklusif di tengah perubahan pendekatan ekonomi global.

13 Okt 2026

ids-2026-sinergi-negara-dan-pasar-jadi-kunci-mobilitas-ekonomi
Ekonomi

IDS 2026: Sinergi Negara dan Pasar Jadi Kunci Mobilitas Ekonomi

Sinergi antara peran negara dan mekanisme pasar jadi kunci untuk mendorong mobilitas ekonomi masyarakat hingga memperluas kesempatan kerja.

13 Okt 2026

ids-2026-korporasi-perkuat-pemberdayaan-masyarakat
Ekonomi

IDS 2026: Korporasi Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Kontribusi perusahaan terhadap pembangunan Indonesia dinilai perlu melampaui penyaluran bantuan sosial dan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

13 Okt 2026

ids-2026-raffi-dorong-anak-muda-perkuat-jejaring-dan-jiwa-wirausaha
Ekonomi

IDS 2026: Raffi Dorong Anak Muda Perkuat Jejaring dan Jiwa Wirausaha

Penguatan keterampilan dan jejaring menjadi sejumlah faktor penting untuk mendorong generasi muda Indonesia memanfaatkan peluang ekonomi.

13 Okt 2026

ids-2026-investor-diminta-cermat-hadapi-koreksi-ihsg
Ekonomi

IDS 2026: Investor Diminta Cermat Hadapi Koreksi IHSG

Koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2026 menjadi tantangan bagi investor pasar modal Indonesia.

13 Okt 2026