Jelang HUT TNI 2026: Kepercayaan Publik Tembus 79%

Kamis, 1 Oktober 2026 | 07:22 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Jelang HUT TNI 2026: Kepercayaan Publik Tembus 79%
Jelang HUT TNI 2026: Kepercayaan Publik Tembus 79%

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 2026, institusi pertahanan ini mengantongi modal sosial yang sangat tinggi di mata masyarakat. Survei nasional terbaru Poltracking Indonesia yang dipublikasi pada Juni 2026 mencatatkan tingkat kepercayaan publik terhadap TNI mencapai 78,5% (terdiri atas 68% responden yang menyatakan ‘cukup percaya’ dan 10,5% ‘sangat percaya’).

Tingginya angka kepercayaan tersebut berbanding lurus dengan kepuasan publik terhadap kinerja TNI yang menyentuh 78,9% (68,8% ‘cukup puas’ dan 10,1% ‘sangat puas’). Sebaliknya, kelompok responden yang menyatakan ‘kurang percaya’ tercatat 14,6% dan ‘sangat tidak percaya’ hanya 1,6%. Pada indikator kepuasan, publik yang merasa ‘kurang puas’ berada di angka 13,6% dan ‘sangat tidak puas’ 2,6%, sedangkan sisanya memilih tidak tahu atau tidak menjawab (masing-masing 4,8% untuk indikator kepercayaan dan 4,9% untuk indikator kepuasan).

Legitimasi publik yang kokoh ini merupakan buah perjalanan panjang institusi militer nasional. Merujuk data Kementerian Pertahanan RI, cikal bakal TNI lahir dari situasi darurat perang kemerdekaan ketika Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dibentuk pada 5 Oktober 1945 guna membendung agresi Sekutu dan Belanda. Bermula dari fusi berbagai milisi rakyat, mulai dari laskar pemuda, buruh, hingga petani, institusi ini berbenah secara bertahap. Transformasi berlanjut lewat penyesuaian nama menjadi Tentara Keselamatan Rakyat hingga Tentara Republik Indonesia (TRI) guna mengadopsi standar organisasi militer internasional, sebelum akhirnya disatukan secara resmi oleh Presiden Soekarno menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 3 Juni 1947.

Kematangan TNI kian teruji melewati berbagai pergolakan politik nasional. Pada 1962, angkatan perang dan kepolisian sempat dilebur dalam komando terpusat Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang menandai era Dwifungsi ABRI. Gelombang Reformasi 1998 kemudian menjadi titik balik krusial dengan lahirnya ketetapan pemisahan peran TNI dan Polri secara resmi pada 1 April 1999. Keputusan historis untuk melepas peran politik praktis dan mengembalikan militer ke fungsi pertahanan profesional inilah yang menjadi fondasi utama TNI dalam merawat kepercayaan tinggi publik hingga saat ini. (Yesi Rahma Mustika)

Sejarah Hari TNI: Relevansi TNI dan Indeks Kepercayaan Publik - (Poltracking & Kemenhan/DATASATU)
Sejarah Hari TNI: Relevansi TNI dan Indeks Kepercayaan Publik - (Poltracking & Kemenhan/DATASATU)

Data Terkait

survei-median-dpr-kurang-dipercaya-korupsi-jadi-masalah-utama
Politik

Survei Median: DPR Kurang Dipercaya, Korupsi Jadi Masalah Utama

Median merilis hasil riset terbaru mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi dan persoalan yang harus diselesaikan.

2 Sep 2026

survei-median-sebut-mbg-jadi-program-terfavorit-namun-butuh-evaluasi
Sosial Budaya

Survei Median Sebut MBG Jadi Program Terfavorit, Namun Butuh Evaluasi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati urutan teratas sebagai program pemerintah yang paling disukai masyarakat.

2 Sep 2026

survei-median-catat-562-publik-puas-kinerja-prabowo-gibran
Politik

Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Sebanyak 56,2% masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

2 Sep 2026

persepsi-positif-publik-terhadap-penegakan-hukum-ri-merosot-tajam
Sosial Budaya

Persepsi Positif Publik terhadap Penegakan Hukum RI Merosot Tajam

Persepsi positif masyarakat terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam sembilan bulan terakhir.

30 Jul 2026

survei-smrc-mayoritas-masyarakat-tak-puas-mbg-dan-tak-yakin-kdmp
Sosial Budaya

Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Tak Puas MBG dan Tak Yakin KDMP

Hasil survei SMRC 2026: mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan tidak puas terhadap pelaksanaan Program MBG dan meragukan keberhasilan Program KDMP.

30 Jul 2026

publik-optimis-pemerintah-tangani-bencana-sumatera-hingga-tuntas
Lingkungan

Publik Optimis Pemerintah Tangani Bencana Sumatera Hingga Tuntas

Sebesar 54,2% publik yakin pemerintah mampu menangani bencana Sumatera hingga tuntas tanpa bantuan asing, meski hampir 30% responden masih meragukan kemampuan pemerintah.

7 Jan 2026