Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Rabu, 2 September 2026 | 15:11 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran
Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Sebanyak 56,2% masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Angka tersebut terbagi atas 41,2% responden yang merasa cukup puas dan 15% yang mengaku sangat puas.

Sementara itu, kelompok masyarakat yang menyatakan tidak puas berada di angka 36,0%. Rinciannya, sebanyak 24% responden merasa kurang puas dan 12% menyatakan tidak puas. Adapun 7,8% responden lainnya memilih jawaban tidak tahu atau tidak menjawab.

Berdasarkan jawaban terbuka responden, manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alasan utama tingginya kepuasan publik dengan torehan 11,1%. Alasan lain yang menonjol adalah program pemerintah yang mulai berjalan dan dirasakan manfaatnya (9,2%), komitmen pemberantasan korupsi (4%), dukungan nyata bagi petani seperti pupuk murah dan hasil panen dibeli mahal (3,1%), serta bantuan untuk masyarakat miskin (3%).

Faktor kepemimpinan dan etos kerja juga menyumbang penilaian positif, di antaranya dinilai tegas dalam memimpin (1,2%), sudah bekerja keras (1%), membuka lapangan kerja melalui program prioritas (1%), peduli rakyat kecil (0,8%), dan mengutamakan visi-misi kerja (0,7%).

Di sisi lain, isu korupsi dan tekanan ekonomi menjadi pemicu utama ketidakpuasan publik. Sebanyak 8,3% responden menyoroti adanya dugaan kasus korupsi yang melibatkan unsur pemerintahan, disusul anggapan bahwa program yang berjalan masih kurang berdampak langsung pada perekonomian (8,1%).

Kondisi biaya hidup turut memperkuat ketidakpuasan warga, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok (4,3%), kondisi ekonomi yang dirasa menurun (3,6%), kenaikan serta kelangkaan BBM (3%), pelemahan nilai tukar rupiah (2%), hingga penyaluran bansos yang dinilai belum tepat sasaran (2%). Alasan lainnya mencakup kinerja yang dinilai kurang terlihat (1,7%), kesejahteraan belum merata (1,7%), serta alokasi anggaran yang dianggap terlalu habis untuk program prioritas (1,3%).

Survei Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran - (Median/DATASATU)
Survei Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran - (Median/DATASATU)

Data Terkait

survei-median-dpr-kurang-dipercaya-korupsi-jadi-masalah-utama
Politik

Survei Median: DPR Kurang Dipercaya, Korupsi Jadi Masalah Utama

Median merilis hasil riset terbaru mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi dan persoalan yang harus diselesaikan.

2 Sep 2026

survei-median-sebut-mbg-jadi-program-terfavorit-namun-butuh-evaluasi
Sosial Budaya

Survei Median Sebut MBG Jadi Program Terfavorit, Namun Butuh Evaluasi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati urutan teratas sebagai program pemerintah yang paling disukai masyarakat.

2 Sep 2026

poltracking-kepuasan-pemerintahan-prabowo-gibran-turun-jadi-55
Politik

Poltracking: Kepuasan Pemerintahan Prabowo-Gibran Turun Jadi 55%

Poltracking Indonesia merilis hasil survei yang memotret tren penurunan kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran.

1 Sep 2026

sambut-hut-ke-81-ri-ini-rangkaian-agenda-kenegaraan-14-17-agustus-2026
Politik

Sambut HUT ke-81 RI, Ini Rangkaian Agenda Kenegaraan 14-17 Agustus 2026

Pemerintah menyiapkan rangkaian HUT ke-81 RI pada 14-17 Agustus, mulai pidato Prabowo, ziarah nasional hingga upacara di Istana Merdeka.

13 Agu 2026

menanti-pidato-prabowo-soal-rapbn-2027-ini-agenda-dan-implikasinya
Ekonomi

Menanti Pidato Prabowo Soal RAPBN 2027, Ini Agenda dan Implikasinya

Presiden Prabowo akan menyampaikan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus, termasuk arah fiskal, program prioritas, dan indikator makro.

12 Agu 2026

jelang-2-tahun-kinerja-kabinet-merah-putih-ini-upaya-evaluasi-pemerintah
Ekonomi

Jelang 2 Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih, Ini Upaya Evaluasi Pemerintah

Pemerintah melakukan sejumlah evaluasi birokrasi, pelaksanaan MBG, korupsi, hingga tantangan fiskal sejumlah daerah.

11 Agu 2026