Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati urutan teratas sebagai program pemerintah yang paling disukai masyarakat. Berdasarkan survei terbaru yang dirilis lembaga survei Media Survei Nasional (Median), tingkat kesukaan publik terhadap program MBG menembus angka 38,4%.
Program Sekolah Rakyat berada di posisi kedua dengan perolehan 15,7%, disusul Bansos & BLT sebesar 6,3%, serta program Cetak Sawah sebesar 3,3%. Program lainnya yang turut disebut oleh publik mencakup Pemberantasan Korupsi (2,6%), Koperasi Merah Putih (2,5%), Biodiesel B50 (1,8%), Bantuan Pertanian (1,3%), Cek Kesehatan Gratis (1,3%), dan Memajukan Ekonomi Indonesia (0,8%).
Kendati menjadi program yang paling diminati, publik memberikan catatan khusus mengenai pelaksanaannya. Sebanyak 36,1% responden menilai MBG sebaiknya langsung dilanjutkan. Namun, kelompok yang menginginkan program ini dihentikan sementara untuk diperbaiki sebelum dijalankan kembali juga sangat besar, yakni mencapai 34,2%.
Sementara itu, responden yang menginginkan MBG dihentikan total tercatat sebesar 24,6%, dan 5,1% responden lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Secara akumulatif, lebih dari 70% masyarakat sejatinya tetap menghendaki kehadiran program MBG, meski sebagian besar dari mereka menuntut adanya pembenahan sistem terlebih dahulu.
Riset ini dilaksanakan oleh Median pada rentang 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka langsung dengan responden. Populasi survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.
Sebanyak 1.212 responden dilibatkan dalam survei ini menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), yang disusun secara proporsional berdasarkan sebaran provinsi dan gender. Survei ini memiliki batas toleransi kesalahan (margin of error) sebesar kurang lebih 2,76% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan pengawasan mutu (quality control) yang diterapkan pada 20% dari total sampel guna memastikan keabsahan data.