Survei Median Sebut MBG Jadi Program Terfavorit, Namun Butuh Evaluasi

Rabu, 2 September 2026 | 15:14 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Survei Median Sebut MBG Jadi Program Terfavorit, Namun Butuh Evaluasi
Survei Median Sebut MBG Jadi Program Terfavorit, Namun Butuh Evaluasi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati urutan teratas sebagai program pemerintah yang paling disukai masyarakat. Berdasarkan survei terbaru yang dirilis lembaga survei Media Survei Nasional (Median), tingkat kesukaan publik terhadap program MBG menembus angka 38,4%.

Program Sekolah Rakyat berada di posisi kedua dengan perolehan 15,7%, disusul Bansos & BLT sebesar 6,3%, serta program Cetak Sawah sebesar 3,3%. Program lainnya yang turut disebut oleh publik mencakup Pemberantasan Korupsi (2,6%), Koperasi Merah Putih (2,5%), Biodiesel B50 (1,8%), Bantuan Pertanian (1,3%), Cek Kesehatan Gratis (1,3%), dan Memajukan Ekonomi Indonesia (0,8%).

Kendati menjadi program yang paling diminati, publik memberikan catatan khusus mengenai pelaksanaannya. Sebanyak 36,1% responden menilai MBG sebaiknya langsung dilanjutkan. Namun, kelompok yang menginginkan program ini dihentikan sementara untuk diperbaiki sebelum dijalankan kembali juga sangat besar, yakni mencapai 34,2%.

Sementara itu, responden yang menginginkan MBG dihentikan total tercatat sebesar 24,6%, dan 5,1% responden lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Secara akumulatif, lebih dari 70% masyarakat sejatinya tetap menghendaki kehadiran program MBG, meski sebagian besar dari mereka menuntut adanya pembenahan sistem terlebih dahulu.

Riset ini dilaksanakan oleh Median pada rentang 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka langsung dengan responden. Populasi survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.

Sebanyak 1.212 responden dilibatkan dalam survei ini menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), yang disusun secara proporsional berdasarkan sebaran provinsi dan gender. Survei ini memiliki batas toleransi kesalahan (margin of error) sebesar kurang lebih 2,76% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan pengawasan mutu (quality control) yang diterapkan pada 20% dari total sampel guna memastikan keabsahan data. 

Program Pemerintah yang Paling Disukai Masyarakat - (Median/DATASATU)
Program Pemerintah yang Paling Disukai Masyarakat - (Median/DATASATU)

Data Terkait

deretan-kasus-keracunan-mbg-di-daerah-ratusan-korban-terdampak
Sosial Budaya

Deretan Kasus Keracunan MBG di Daerah, Ratusan Korban Terdampak

Sepanjang Juli hingga Oktober 2026, rentetan dugaan keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus bermunculan di berbagai daerah di Indonesia.

2 hari yang lalu

mayoritas-publik-minta-mbg-dihentikan-dan-ragukan-koperasi-merah-putih
Politik

Mayoritas Publik Minta MBG Dihentikan dan Ragukan Koperasi Merah Putih

Riset terbaru menunjukkan ketidakpuasan publik terhadap MBG dan KDMP.

14 Okt 2026

jelang-hut-tni-2026-kepercayaan-publik-tembus-79
Politik

Jelang HUT TNI 2026: Kepercayaan Publik Tembus 79%

Jelang HUT 2026, kepercayaan publik ke TNI tembus 79%. Tingginya legitimasi ini buah transformasi profesional usai lepas dari peran politik era Reformasi.

1 Okt 2026

survei-median-dpr-kurang-dipercaya-korupsi-jadi-masalah-utama
Politik

Survei Median: DPR Kurang Dipercaya, Korupsi Jadi Masalah Utama

Median merilis hasil riset terbaru mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi dan persoalan yang harus diselesaikan.

2 Sep 2026

survei-median-catat-562-publik-puas-kinerja-prabowo-gibran
Politik

Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Sebanyak 56,2% masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

2 Sep 2026

jelang-2-tahun-kinerja-kabinet-merah-putih-ini-upaya-evaluasi-pemerintah
Ekonomi

Jelang 2 Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih, Ini Upaya Evaluasi Pemerintah

Pemerintah melakukan sejumlah evaluasi birokrasi, pelaksanaan MBG, korupsi, hingga tantangan fiskal sejumlah daerah.

11 Agu 2026