Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Agustus 2026 secara bulanan sebesar 0,21% month-to-month (mtm). Sementara itu, inflasi secara tahunan mencapai 3,19% year on year (yoy).
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar terhadap inflasi tahunan Agustus 2026. BPS mencatat kelompok tersebut memberikan andil sebesar 1,13%.
Sejumlah kelompok pengeluaran lain turut memberikan andil, yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,63%), transportasi (0,58%), serta penyediaan makanan dan minuman/restoran (0,27%).
Selanjutnya, perumahan, air dan bahan bakar rumah tangga menyumbang inflasi 0,16%; perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga menyumbang 0,10%; serta infokom dan jasa keuangan menyumbang 0,10%.
Adapun andil pengeluaran pendidikan tercatat sebesar 0,07%, sedangkan pakaian dan alas kaki serta kesehatan masing-masing menyumbang inflasi sebesar 0,06%.
Selain komponen di atas, rekreasi dan budaya menjadi kelompok dengan andil inflasi paling kecil, yaitu 0,03%.