Aksi unjuk rasa berskala besar dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Massa yang tergabung dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), jaringan aktivis atau solidaritas, serta berbagai elemen masyarakat lainnya akan turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan utama, yaitu pengesahan RUU Perampasan Aset para koruptor dan penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Menjelang pelaksanaan aksi, berbagai bentuk dukungan logistik mulai terlihat di sekitar lokasi. Bantuan makanan boks dan minuman kemasan yang dikirim secara spontan oleh warga telah menumpuk di trotoar depan Gedung DPR RI sejak 25 Agustus 2026. Selain itu, melansir akun Threads Humanity Care, posko bantuan rencananya akan dibuka di depan SPARK Senayan pada hari pelaksanaan mulai pukul 10.00 WIB, dengan penempatan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Dari sisi pengamanan, Polda Metro Jaya bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas serta pengalihan arus kendaraan secara fleksibel mengikuti kepadatan massa, tanpa adanya penutupan jalan secara menyeluruh. Titik rawan macet utama diprediksi terjadi di kawasan Senayan, terutama Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR RI dan akses sekitarnya. Area Patung Kuda Monas di Gambir juga menjadi titik yang perlu diwaspadai karena berpotensi menjadi lokasi kumpul susulan.
Untuk menghindari kemacetan, pengendara dari Jalan Gatot Subroto dapat berbelok ke Jalan Gerbang Pemuda menuju kawasan Senayan atau Jalan Asia Afrika. Perjalanan dari arah Senayan menuju Palmerah bisa melewati Jalan Tentara Pelajar lalu tembus ke Pejompongan, Penjernihan, hingga Jalan KH Mas Mansyur. Pengguna jalan tol disarankan keluar di Gerbang Tol Slipi atau Semanggi, sedangkan pengendara menuju Jakarta Selatan dapat memanfaatkan Jalan Palmerah Timur atau Jalan Tentara Pelajar ke arah Permata Hijau dan Kebayoran Lama.