DPR RI Sahkan UU PFII, Ini Deretan Insentif Pajak bagi Investor Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
DPR RI Sahkan UU PFII, Ini Deretan Insentif Pajak bagi Investor Global
Fasilitas Pajak dalam UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII)

Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) resmi disahkan oleh DPR RI pada Selasa (21/7) lalu. Sebagai kawasan yang dirancang menjadi pusat keuangan internasional dengan standar tata kelola global, PFII menawarkan sejumlah insentif perpajakan untuk meningkatkan daya tarik Indonesia bagi investor global.

Salah satu fasilitas yang diberikan berupa pengurangan PPh Badan sebesar 100% bagi pelaku usaha sektor keuangan, usaha penunjang sektor keuangan, serta usaha nonsektor keuangan yang beroperasi di PFII. 

Insentif PPh tersebut dapat diberikan hingga 0% selama 50 tahun, dengan cakupan fasilitas berupa pengurangan PPh Badan, fasilitas bagi tenaga ahli, pengecualian sebagai subjek pajak dalam negeri, serta pembebasan pemotongan dan pemungutan pajak. 

Fasilitas Pajak dalam UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) - (UU PFII & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Fasilitas Pajak dalam UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) - (UU PFII & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Khusus WNA pemegang golden visa di PFII, diberikan pengecualian dari status subjek pajak dalam negeri (SPDN), sedangkan subjek pajak luar negeri (SPLN) memperoleh fasilitas pembebasan pemotongan dan pemungutan PPh atas penghasilan yang berasal dari investasi di PFII.

Selain fasilitas PPh, pemerintah juga memberikan kemudahan terkait PPN dan PPnBM. PPN tidak dipungut atas penyerahan sejumlah BKP dan JKP strategis, termasuk bangunan baru, barang modal untuk pengembangan PFII, jasa sewa properti, jasa konstruksi, serta BKP/JKP lainnya. 

Sementara itu, pengecualian PPnBM berlaku untuk penyerahan hunian mewah kepada pribadi, badan, dan kementerian/lembaga yang melakukan kegiatan usaha, bertugas, dan berkedudukan di PFII, termasuk pembebasan pajak penghasilan atas penjualan barang sangat mewah. Pembebasan atas impor barang dan bahan untuk pembangunan serta pengembangan PFII juga turut diberikan.

Meski menawarkan berbagai insentif, Wakil Ketua Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra sekaligus Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan UU PFII Mohamad Hekal menyebutkan fasilitas pajak tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan pajak minimum global atau Global Minimum Tax (GMT). 

GMT menetapkan perusahaan beromzet besar wajib membayar pajak minimum 15% dari laba sesuai kesepakatan negara-negara G20, di mana pun perusahaan beroperasi. 

Dengan demikian, jika perusahaan multinasional membayar pajak di bawah batas minimum 15% di suatu negara, selisih pajak yang tidak dipungut tetap dapat ditarik oleh negara lain sehingga jumlah pajak yang dibayarkan perusahaan secara keseluruhan tidak berkurang.

Data Terkait

resmi-disahkan-berikut-poin-penting-uu-pfii
Hukum & Keamanan

Resmi Disahkan, Berikut Poin Penting UU PFII

UU PFII resmi disahkan untuk memperkuat daya saing pusat keuangan Indonesia, menarik investasi global, serta membidik modal asing hingga Rp 500 triliun.

2 jam yang lalu

sambut-hari-pajak-penerimaan-pajak-semester-i-2026-tembus-rp-1035-t
Ekonomi

Sambut Hari Pajak, Penerimaan Pajak Semester I-2026 Tembus Rp 1.035 T

Penerimaan pajak Indonesia mencapai Rp 1.035 triliun pada semester I-2026 atau 43,9% dari target APBN. Kinerja tersebut tumbuh 24,6% dibanding tahun lalu.

15 Jul 2026

implementasi-pemungutan-pajak-marketplace-segera-berlaku
Ekonomi

Implementasi Pemungutan Pajak Marketplace Segera Berlaku

Per 1 Juli 2026, pemerintah memberlakukan PMK 37/2025 guna meningkatkan kepatuhan perpajakan para pelaku usaha di ekosistem digital.

2 Jul 2026

babak-baru-perlindungan-prt-setelah-dinamika-22-tahun
Hukum & Keamanan

Babak Baru Perlindungan PRT Setelah Dinamika 22 Tahun

Setelah melewati penantian panjang selama lebih dari 2 dekade, perjalanan regulasi perlindungan pekerja domestik di Indonesia akhirnya menemui titik terang.

21 Apr 2026

dua-dekade-menanti-kepastian-hukum-ruu-pprt
Hukum & Keamanan

Dua Dekade Menanti Kepastian Hukum RUU PPRT

Pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) masih terjebak dalam polemik berkepanjangan.

11 Mar 2026

menelusuri-labirin-panjang-pembahasan-ruu-pprt-di-parlemen
Hukum & Keamanan

Menelusuri Labirin Panjang Pembahasan RUU PPRT di Parlemen

Perjalanan regulasi yang digagas pada 2004 ini bermula dari usulan JALA PRT demi menjamin hak kesetaraan pekerja domestik. Hingga 22 tahun, RUU belum disahkan.

8 Mar 2026