Hadapi Inclusion Error, Pemerintah Dorong Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Hadapi Inclusion Error, Pemerintah Dorong Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Tantangan dan Strategi Penyaluran Bansos dengan Tepat Sasaran

Penyaluran bantuan sosial (bansos) nasional masih menghadapi persoalan ketepatan sasaran. Menurut Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, sebanyak 45% bantuan sosial masih mengalami inclusion error.

Inclusion error merupakan kondisi ketika masyarakat yang seharusnya tidak menerima bansos justru masih mendapat bantuan. Di Surabaya, kondisi tersebut ditemukan pada 25 ribu KK yang sudah tidak memenuhi syarat, tetapi masih menerima bansos.

Di sisi lain, terdapat exclusion error, yakni masyarakat yang seharusnya memperoleh bantuan tetapi belum terdata sebagai penerima. Bakom RI mencatat sebanyak 51 ribu KK di Surabaya semestinya menerima bansos, namun belum masuk dalam data penerima.

Tantangan dan Strategi Penyaluran Bansos dengan Tepat Sasaran - (Bakom RI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Tantangan dan Strategi Penyaluran Bansos dengan Tepat Sasaran - (Bakom RI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Untuk memperbaiki ketepatan penyaluran, pemerintah tengah menyiapkan e-government dan terus mendorong digitalisasi sistem pemerintahan. Pemutakhiran data secara berkala juga diperlukan agar data penerima bansos sesuai dengan kondisi terbaru.

Adapun kelayakan penerima bansos dapat ditentukan melalui sejumlah indikator, antara lain kepemilikan tanah, akses penggunaan listrik dari PLN, kelayakan rumah, usia penerima, kepemilikan kendaraan roda empat, serta status kepegawaian dan jumlah upah yang diterima.

Data Terkait

desil-tak-sesuai-kondisi-riil-ini-penyebab-dan-dampaknya-bagi-warga
Sosial Budaya

Desil Tak Sesuai Kondisi Riil, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Warga

Ketidaksesuaian desil dengan kondisi riil berdampak pada bansos. Adapun bansos diprioritaskan bagi kelompok desil 1-4 yang tergolong rentan hingga sangat miskin.

1 hari yang lalu

desil-warga-berubah-begini-metode-penentuan-kategori-kesejahteraan
Sosial Budaya

Desil Warga Berubah, Begini Metode Penentuan Kategori Kesejahteraan

Polemik desil bansos muncul setelah warga miskin masuk kategori mampu. BPS menjelaskan penilaian desil memakai banyak indikator sosial ekonomi dan metode PMT.

1 hari yang lalu

desil-tak-sesuai-kondisi-warga-pengaduan-muncul-di-sejumlah-daerah
Sosial Budaya

Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, Pengaduan Muncul di Sejumlah Daerah

Warga di sejumlah daerah mengeluhkan perubahan desil yang dinilai tak sesuai kondisi ekonomi, bahkan berdampak pada akses perlindungan sosial.

1 hari yang lalu

anggaran-perlinsos-capai-rp-5499-triliun-di-rapbn-2027-ini-programnya
Ekonomi

Anggaran Perlinsos Capai Rp 549,9 Triliun di RAPBN 2027, Ini Programnya

Anggaran perlindungan sosial RAPBN 2027 naik 10% dari tahun lalu menjadi Rp 549,9 triliun. Adapun fokus pada 2027 menyasar kebutuhan dasar, pemberdayaan ekonomi, hingga pendidikan.

20 Agu 2026

realisasi-belanja-kl-awal-2026-tumbuh-pesat-dipicu-thr-dan-pkh
Ekonomi

Realisasi Belanja K/L Awal 2026 Tumbuh Pesat, Dipicu THR dan PKH

Belanja K/L hingga Januari 2026 tembus Rp55,8 triliun. Belanja barang melonjak 702,5% yoy, bansos naik 129,2%, dipicu MBG dan percepatan PKH.

25 Feb 2026

11-juta-peserta-pbi-bpjs-dicabut-pemerintah-lakukan-tindak-lanjut
Kesehatan

11 Juta Peserta PBI BPJS Dicabut, Pemerintah Lakukan Tindak Lanjut

Sebanyak 11 juta peserta PBI BPJS dinonaktifkan per 1 Februari 2026. DPR dan pemerintah melakukan sejumlah rencana tindak lanjut.

11 Feb 2026