Anggaran Perlinsos Capai Rp 549,9 Triliun di RAPBN 2027, Ini Programnya

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Anggaran Perlinsos Capai Rp 549,9 Triliun di RAPBN 2027, Ini Programnya
Rincian Program Perlindungan Sosial 2027

Pemerintah mengalokasikan Rp 549,9 triliun untuk anggaran perlindungan sosial dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Angka tersebut naik 10% dibandingkan APBN 2026 yang mencapai Rp 500 triliun.

Menurut Kementerian Keuangan (Kemenkeu), anggaran tersebut diarahkan untuk menurunkan kemiskinan ekstrem sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan. Program yang dijalankan mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaan ekonomi, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Untuk kebutuhan dasar, Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sedangkan program sembako menjangkau 17,8 juta KPM. 

Selanjutnya, bantuan atensi sosial dan penanganan bencana bagi lansia, anak dan penyandang disabilitas ditargetkan menjangkau 13,5 ribu orang. Sementara, bantuan lainnya yaitu iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi 74,8 juta orang serta subsidi jenis BBM tertentu sebesar 20.097,5 ribu kiloliter.

Rincian Program Perlindungan Sosial 2027 - (Kementerian Keuangan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Rincian Program Perlindungan Sosial 2027 - (Kementerian Keuangan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Program perlindungan sosial juga mendorong Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menyasar 5,1 juta debitur.

Di sektor kesehatan, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) peserta PBI diarahkan bagi 96,8 juta peserta dan jaminan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) bukan pekerja kelas III ditargetkan mencapai 49,6 juta peserta.

Sementara itu, pemenuhan layanan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) menyasar 22,1 juta siswa. Adapun, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah ditargetkan akan menjangkau 1,1 juta mahasiswa pada 2027. 

Data Terkait

realisasi-terus-melonjak-subsidi-energi-apbn-2027-dipangkas
Ekonomi

Realisasi Terus Melonjak, Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas

Anggaran subsidi energi ditetapkan Rp 261,5 triliun, sementara realisasi subsidi justru melonjak dalam 5 tahun terakhir.

1 Okt 2026

apbn-2027-disahkan-bagaimana-perubahannya-dari-rapbn-dan-apbn-2026
Ekonomi

APBN 2027 Disahkan, Bagaimana Perubahannya dari RAPBN dan APBN 2026?

Postur APBN 2027 menunjukkan peningkatan dibandingkan APBN 2026, baik dari sisi pendapatan maupun belanja negara. Pendapatan negara naik dari Rp3.153,6 triliun pada APBN 2026 menjadi Rp3.435,1 triliun pada APBN 2027, atau bertambah sekitar Rp281,5 triliun (8,9%).

30 Sep 2026

jelang-pengesahan-ini-poin-penting-rapbn-2027
Ekonomi

Jelang Pengesahan, Ini Poin Penting RAPBN 2027

DPR RI dijadwalkan mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menjadi Undang-Undang APBN 2027 dalam Rapat Paripurna pada Selasa (29/9/2026). Pengesahan tersebut menjadi tahapan akhir setelah pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan postur Rancangan Undang-Undang APBN (RUU APBN) 2027 dalam Pembicaraan Tingkat I pada Kamis (24/9/2026).

29 Sep 2026

peta-anggaran-2027-10-lembaga-negara-yang-mendapat-alokasi-terkecil
Ekonomi

Peta Anggaran 2027: 10 Lembaga Negara yang Mendapat Alokasi Terkecil

Alokasi anggaran kementerian dan lembaga (K/L) dalam rancangan pagu belanja tahun 2027 bergerak dinamis.

23 Sep 2026

pembiayaan-utang-capai-rp-506-triliun-sudah-6080-dari-target-2026
Ekonomi

Pembiayaan Utang Capai Rp 506 Triliun, Sudah 60,80% dari Target 2026

Pembiayaan utang neto hingga Agustus 2026 mencapai Rp 506 triliun atau 60,80% dari target APBN 2026 sebesar Rp 832,2 triliun.

18 Sep 2026

dilantik-jadi-menkeu-suahasil-nazara-prioritaskan-pengelolaan-apbn
Politik

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Prioritaskan Pengelolaan APBN

Menkeu Suahasil Nazara fokus pada pengelolaan APBN agar sehat dan kredibel. Pada 2026, APBN difokuskan untuk mendukung 8 program prioritas nasional.

16 Sep 2026