Realisasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) hingga 31 Januari 2026 tercatat sebesar Rp 55,8 triliun atau setara 3,7% dari pagu APBN 2026. Alokasi anggaran pada awal tahun ini terutama difokuskan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta percepatan penyaluran bantuan sosial.
Kementerian Keuangan melaporkan belanja pegawai menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp 19,30 triliun, tumbuh 14,5% secara tahunan dan menyumbang 5,40% terhadap APBN. Kenaikan ini dipengaruhi persiapan pembayaran THR bagi ASN, TNI, dan Polri, termasuk kewajiban pensiun.
Dari sisi pertumbuhan, belanja barang mencatat lonjakan paling tinggi, melesat 702,5% yoy menjadi Rp 25,90 triliun. Peningkatan signifikan ini terutama didorong pelaksanaan program MBG yang menyerap Rp 19,5 triliun pada Januari 2026. Belanja modal juga naik tajam 583,8% yoy menjadi Rp1,2 triliun, diarahkan untuk mendukung konektivitas dan penguatan ketahanan pangan seperti pembangunan jaringan dan irigasi.
Sementara itu, belanja bantuan sosial memberikan kontribusi terbesar terhadap APBN di pos ini, yakni sebesar 5,80%. Nilainya melonjak 129,2% yoy menjadi Rp 9,50 triliun dibandingkan Rp 4,10 triliun pada Januari 2025. Kenaikan ini dipicu percepatan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan I-2026.