Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Berbagai Daerah Sepanjang November

Kamis, 4 Desember 2025 | 01:26 WIB

W
Penulis: Widya Astuti | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Cuaca Ekstrem Picu Bencana di Berbagai Daerah Sepanjang November
Indonesia diguncang rangkaian bencana sepanjang November 2025 yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar.

Sejumlah bencana alam terjadi beruntun sepanjang November 2025 di berbagai daerah Indonesia, dipicu intensitas hujan ekstrem dan aktivitas vulkanik. Peristiwa pertama terjadi pada 5 November, ketika banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang Kecamatan Pasirian, khususnya Desa Gondoruso dan Bades. Peristiwa ini membuat 1.211 keluarga terisolasi, tiga orang mengalami luka berat, dan 477 jiwa harus mengungsi. Selain itu, puluhan rumah, lahan pertanian, hingga satu sekolah dan gardu listrik mengalami kerusakan berat.

Indonesia diguncang rangkaian bencana sepanjang November 2025 yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar. - (BNPB/Karen Agatha)
Indonesia diguncang rangkaian bencana sepanjang November 2025 yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar. - (BNPB/Karen Agatha)

Deretan bencana berlanjut pada 13 dan 15 November, masing-masing berupa longsor di Cilacap dan Banjarnegara. Di Cilacap, longsor mengakibatkan 15 rumah roboh dan mengancam 16 rumah lainnya. Sementara di Banjarnegara, longsor akibat hujan deras memporak-porandakan 203 rumah, merusak tempat ibadah, menutup akses antar desa, dan menghancurkan jaringan irigasi serta lahan pertanian warga.

Pada 19 November, Gunung Semeru kembali bererupsi dan berdampak pada 46 warga serta merusak belasan bangunan dan lebih dari 200 hektar lahan pertanian. Sebanyak 187 pendaki sempat terjebak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi. Status Semeru tetap berada pada level IV atau Awas, menandakan potensi ancaman yang masih tinggi.

Puncak rangkaian bencana terjadi pada 24 November di Sumatera Utara, ketika hujan ekstrem memicu banjir dan longsor di empat kabupaten. Tapanuli Selatan menjadi wilayah terdampak terparah dengan 8 korban meninggal, 58 luka-luka, dan 2.851 warga mengungsi. Sementara itu, Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah sama-sama mengalami kerusakan ribuan rumah dan infrastruktur. Rentetan kejadian ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca ekstrem di Indonesia semakin sering memicu bencana besar yang berdampak luas pada keselamatan warga

Data Terkait

banjir-bandang-nepal-tewaskan-160-orang-dan-ratusan-masih-hilang
Lingkungan

Banjir Bandang Nepal Tewaskan 160 Orang dan Ratusan Masih Hilang

Banjir bandang dahsyat menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8), sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

1 hari yang lalu

gempa-ntt-picu-kerugian-rp-22-t-ekonomi-daerah-terancam-terganggu
Ekonomi

Gempa NTT Picu Kerugian Rp 2,2 T, Ekonomi Daerah Terancam Terganggu

Gempa di NTT menyebabkan kerugian Rp 2,2 triliun dan berpotensi menekan perekonomian daerah dan mengganggu sejumlah aktivitas usaha.

4 hari yang lalu

3-gunung-api-erupsi-beruntun-ini-faktanya
Lingkungan

3 Gunung Api Erupsi Beruntun, Ini Faktanya

Tiga gunung api aktif di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu yang hampir bersamaan pada Selasa (18/8) malam.

21 Agu 2026

1526-bencana-landa-indonesia-sepanjang-2026-telan-ratusan-korban
Lingkungan

1.526 Bencana Landa Indonesia Sepanjang 2026 Telan Ratusan Korban

Rentetan bencana alam masih terus melanda berbagai wilayah di Indonesia sepanjang tahun 2026.

19 Agu 2026

daftar-negara-berpotensi-terdampak-tsunami-pasca-gempa-sulawesi-m74
Lingkungan

Daftar Negara Berpotensi Terdampak Tsunami Pasca Gempa Sulawesi M7.4

Gempa bumi bermagnitudo 7.4 yang melanda Laut Maluku, Sulawesi Utara pada 2 April 2026 telah memicu peringatan tsunami transnasional di kawasan Pasifik Barat.

2 Apr 2026

awal-2026-banjir-dominasi-bencana-alam-di-indonesia
Lingkungan

Awal 2026, Banjir Dominasi Bencana Alam di Indonesia

Hingga 5 Januari 2026, BNPB mencatat 16 bencana di Indonesia yang didominasi banjir.

12 Jan 2026