Gempa NTT Picu Kerugian Rp 2,2 T, Ekonomi Daerah Terancam Terganggu

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:30 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Gempa NTT Picu Kerugian Rp 2,2 T, Ekonomi Daerah Terancam Terganggu
Dampak Gempa di NTT bagi Perekonomian

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB. Bencana tersebut berpotensi mengganggu pasokan kebutuhan pokok dan aktivitas berbagai sektor bisnis di wilayah terdampak.

Menurut laporan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kerugian fisik dan material akibat gempa diperkirakan mencapai Rp 2,2 triliun. Kerusakan mencakup sektor perumahan yang mencapai Rp 1,42 triliun dengan 19,32 ribu unit rumah rusak, fasilitas umum dan infrastruktur mengalami kerugian Rp 275,1 miliar serta hilangnya aktivitas ekonomi mencapai Rp 334,1 miliar.

Dampak Gempa di NTT bagi Perekonomian - (Baznas & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Dampak Gempa di NTT bagi Perekonomian - (Baznas & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan, sebanyak 4 pasar tradisional di NTT mengalami kerusakan, termasuk Pasar Inpres Ruteng di Kabupaten Manggarai yang rusak cukup berat hingga tidak dapat digunakan. 

Kondisi tersebut menghambat aktivitas pasar dan distribusi bahan makanan serta kebutuhan pokok sehingga berpotensi mendorong kenaikan harga komoditas.

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani menjelaskan, gempa turut mengganggu sementara aktivitas perdagangan, ritel, UMKM, transportasi, pariwisata hingga kegiatan ekonomi masyarakat. 

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman menilai, kerusakan infrastruktur dan keterbatasan mobilitas dapat meningkatkan biaya distribusi serta waktu pengiriman.

Menurutnya, kenaikan ongkos laut dan keterlambatan stok berpotensi menambah tekanan inflasi sebesar 0,2-0,5 poin persentase. Sementara itu, aktivitas ekonomi diproyeksikan turun 0,3-0,7% apabila gangguan berlangsung selama 1-3 bulan.

Data Terkait

investasi-kek-capai-rp368-t-serap-lebih-dari-30-ribu-tenaga-kerja
Ekonomi

Investasi KEK Capai Rp368 T, Serap Lebih dari 30 Ribu Tenaga Kerja

Perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di tanah air kian menunjukkan tren positif.

4 hari yang lalu

kondisi-kelas-menengah-di-era-kepemimpinan-prabowo-gibran
Ekonomi

Kondisi Kelas Menengah di Era Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Kelas menengah Indonesia menyusut menjadi 46,7 juta jiwa pada 2025, sementara inflasi dan pengeluaran yang lebih besar dari penghasilan kian menekan.

25 Sep 2026

banjir-bandang-solok-akibatkan-puluhan-orang-mengungsi
Lingkungan

Banjir Bandang Solok Akibatkan Puluhan Orang Mengungsi

Banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Arosuka dan Batang Barus di Kabupaten Solok pada Senin (21/9). Peristiwa dipicu tingginta intensitas hujan.

22 Sep 2026

bencana-capai-1730-kejadian-ini-upaya-penanganan-pemerintah
Lingkungan

Bencana Capai 1.730 Kejadian, Ini Upaya Penanganan Pemerintah

Indonesia mencatat 1.730 bencana hingga 7 September 2026, termasuk gempa, erupsi, dan karhutla yang ditangani melalui berbagai langkah

14 Sep 2026

anggaran-bnpb-susut-5-tahun-terakhir-pemerintah-siapkan-tambahan-dana
Lingkungan

Anggaran BNPB Susut 5 Tahun Terakhir, Pemerintah Siapkan Tambahan Dana

Indonesia mencatat 1.740 bencana hingga 7 September 2026, sementara anggaran BNPB turun 93,13% dalam 5 tahun dan pemerintah siapkan tambahan dana.

11 Sep 2026

peta-sebaran-dan-kerusakan-bencana-indonesia-sepanjang-2026
Lingkungan

Peta Sebaran dan Kerusakan Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Rangkaian bencana alam di Indonesia sejak awal tahun hingga awal September 2026 meninggalkan dampak kemanusiaan dan kerusakan fisik yang sangat besar.

9 Sep 2026