Pembangunan SDM 2 Tahun Kabinet Merah Putih, Tata Kelola Perlu Dievaluasi

Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pembangunan SDM 2 Tahun Kabinet Merah Putih, Tata Kelola Perlu Dievaluasi
Capaian Asta Cita Pembangunan SDM 2 Tahun Kabinet Merah Putih, 2024-2026

Pembangunan SDM menjadi salah satu fokus kabinet Merah Putih melalui Asta Cita keempat untuk mewujudkan Indonesia Emas pada 2045 mendatang. Program unggulannya mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga revitalisasi dan digitalisasi pendidikan. 

Melansir data Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan berbagai sumber pemberitaan, MBG per Agustus 2026 telah menjangkau 56,99 juta penerima manfaat atau 76,45% dari target 2026. Realisasi anggarannya mencapai Rp 139,77 triliun atau 63,89% dari pagu Tahun Anggaran 2026 pada 16 September 2026.

Sementara itu, CKG hingga Juli 2026 telah diikuti 73,8 juta peserta untuk deteksi dini penyakit tidak menular. Sebanyak 62,7 juta orang menjalani skrining di Puskesmas dan komunitas, sedangkan 11,1 juta lainnya merupakan anak-anak.

Di sektor pendidikan, revitalisasi pada 2025 mencapai 16.167 satuan pendidikan dengan realisasi 100%, sementara target 2026 sebanyak 71.744 satuan pendidikan dengan prioritas wilayah 3T dan rehabilitasi pascabencana. Per 2025, sebanyak 288.865 papan panel interaktif digital telah didistribusikan ke seluruh sekolah di Indonesia.

Dalam 2 tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, sejumlah indikator pembangunan Indonesia meningkat. Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia naik dri 75,02 pada 2024 menjadi 75,90 pada 2025. 

Sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, angka stunting turun dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8% pada 2024. 

Lebih lanjut, angka kemiskinan dan Tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menunjukkan perbaikan. Pada September 2024, angka kemiskinan tercatat sebesar 8,57% sedangkan pada Maret 2026 angka tersebut turun menjadi  8,07%.

Selanjutnya, TPT juga turun menjadi 4,65% pada Mei 2026 dari 4,91% pada Agustus 2024.

Capaian Asta Cita Pembangunan SDM 2 Tahun Kabinet Merah Putih, 2024-2026 - (Kementerian Sekretariat Negara & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Capaian Asta Cita Pembangunan SDM 2 Tahun Kabinet Merah Putih, 2024-2026 - (Kementerian Sekretariat Negara & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Meski sejumlah indikator pembangunan SDM menunjukkan perbaikan, pelaksanaan program prioritas pemerintah tetap perlu dievaluasi agar manfaatnya lebih optimal.

Pemerintah perlu melakukan pembenahan tata kelola program MBG agar pelaksanaan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat lebih optimal. 

Sementara Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) menilai, kualitas dan keamanan hidangan MBG juga perlu ditingkatkan guna menjamin makanan yang aman, higienis, dan layak dikonsumsi. 

Menurut Kemenko Pangan, evaluasi seluruh mata rantai pelaksanaan MBG juga perlu dilakukan guna mengantisipasi kejadian keracunan makanan yang kerap terjadi. 

Selain itu, Dinas Kesehatan Tangerang Selatan menyebutkan, program CKG juga perlu dilakukan evaluasi berkala dengan mengukur efektivitas dan dampak pelaksanaan program. 

Adapun, tren kondisi kesehatan masyarakat di setiap daerah juga perlu dievaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. 

Data Terkait

ini-negara-dengan-biaya-pendidikan-gratis
Pendidikan

Ini Negara dengan Biaya Pendidikan Gratis

Belajar gratis di Eropa masih terbuka di negara seperti Jerman, Ceko, dan Polandia, umumnya dengan syarat bahasa lokal atau jenjang studi tertentu.

5 jam yang lalu

gelombang-phk-mayoritas-pekerja-indonesia-masih-lulusan-sd-ke-bawah
Ekonomi

Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah

PHK mencapai 32.389 pekerja hingga semester I-2026. Di sisi lain, tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD ke bawah sebanyak 52,41 juta orang.

2 Agu 2026

mbg-dinilai-memuaskan-ketepatan-sasaran-masih-jadi-tantangan
Ekonomi

MBG Dinilai Memuaskan, Ketepatan Sasaran Masih Jadi Tantangan

Meski 55,6% responden puas terhadap Program MBG, sebanyak 46,3% menilai program belum tepat sasaran sehingga penguatan tata kelola jadi prioritas pemerintah.

12 Jun 2026

tata-kelola-mbg-dibenahi-bgn-fokus-tingkatkan-sop-dan-kualitas
Ekonomi

Tata Kelola MBG Dibenahi, BGN Fokus Tingkatkan SOP dan Kualitas

Pemerintah membenahi tata kelola MBG 2026 melalui efisiensi anggaran Rp 268 triliun, fokus penerima manfaat di daerah 3T serta kelompok ibu hamil, menyusui, dan balita.

10 Jun 2026

transparansi-mbg-disorot-pengawasan-independen-perlu-diperkuat
Ekonomi

Transparansi MBG Disorot, Pengawasan Independen Perlu Diperkuat

Evaluasi MBG perlu mempertimbangkan penguatan transparansi. Brazil dan Kolombia telah berhasil menjaga akuntabilitas melalui pengawasan independen pada program serupa.

9 Jun 2026

belajar-dari-brazil-hingga-jepang-mbg-perlu-benahi-tata-kelola
Ekonomi

Belajar dari Brazil Hingga Jepang, MBG Perlu Benahi Tata Kelola

Evaluasi Program MBG mendorong perbaikan tata kelola. Sejumlah negara seperti Brazil, Jepang hingga China bisa dijadikan acuan dalam meningkatkan tata kelola MBG.

8 Jun 2026