Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut membuka ruang partisipasi bagi pelaku usaha lokal, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), melalui keterlibatan sebagai pemasok kebutuhan program.
Menurut data Badan Gizi Nasional (BGN) per 9 Oktober 2026, jumlah pemasok yang terlibat mencapai 63.608 pemasok yang tersebar di 37 provinsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52.689 pemasok atau 83,83% merupakan UMKM.
Selain UMKM, rantai pasok MBG juga melibatkan 9.388 koperasi, 1.105 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta 426 Koperasi Desa Merah Putih. Komposisi ini menunjukkan keterlibatan berbagai bentuk badan usaha dalam mendukung pelaksanaan program.
Di sisi ketenagakerjaan, melansir data BGN per September 2026, program MBG telah melibatkan 1.027.998 tenaga kerja. Namun, jumlah tersebut didominasi relawan sebanyak 941.878 orang, yang tidak seluruhnya berstatus sebagai pekerja formal maupun menerima upah.
Sementara itu, pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat sebanyak 86.120 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun MBG membuka ruang keterlibatan usaha lokal dan aktivitas tenaga kerja dalam jumlah besar, kontribusinya terhadap penciptaan pekerjaan formal masih perlu dicermati.