Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total produksi kumulatif mobil listrik di Indonesia mencapai 96.687 unit sepanjang semester I-2026.
Pada Juni 2026, produksi kendaraan listrik tercatat sebanyak 18.485 unit atau meningkat 38,3% dibandingkan Januari 2026 yang masih berada di level 13.367 unit. Sepanjang periode tersebut, rata-rata produksi mobil listrik bulanan mencapai 16.115 unit.
Meski menunjukkan tren pertumbuhan, produksi mobil listrik sempat mengalami perlambatan pada Maret 2026. Gaikindo mencatat kapasitas produksi turun 14,7% sehingga volumenya kembali ke level 13.207 unit.
Namun, produksi kembali melonjak 43,4% menjadi 18.945 unit pada April 2026, sekaligus menjadi capaian produksi mobil listrik tertinggi sepanjang tahun 2026 hingga semester pertama.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menyatakan bahwa di tengah dinamika perekonomian global dan nasional, industri otomotif Indonesia masih berada pada jalur yang positif dan optimistis mampu mencatatkan pertumbuhan berkelanjutan sepanjang 2026.
Di sisi lain, pilihan kendaraan yang tersedia di pasar juga semakin beragam. Kini terdapat memilih kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE), kendaraan hybrid, hingga mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV).
Keberagaman produk tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional sekaligus memperluas adopsi kendaraan yang lebih ramah lingkungan.