Pasar otomotif tanah air menunjukkan kinerja positif sepanjang 6 bulan pertama tahun ini. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan wholesales mencapai 436.564 unit selama periode Januari hingga Juni 2026.
Melansir Beritasatu (7/8), Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menilai pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat sekaligus modal berharga untuk menyambut pameran otomotif tahunan, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, yang digelar pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.
Melansir data resmi Gaikindo, Toyota masih kokoh memimpin sebagai merek mobil terlaris di Indonesia. Sepanjang Semester I 2026, Toyota mengantongi penjualan sebesar 133.928 unit dengan pangsa pasar (market share) mencapai 30,7%. Performa Toyota juga tercatat terus merangkak naik, dari 20.078 unit pada Januari menjadi 22.809 unit di bulan Juni, atau tumbuh 13,6%.
Posisi kedua ditempati oleh Daihatsu dengan total distribusi 73.545 unit (pangsa pasar 16,8%), disusul Suzuki di peringkat ketiga dengan 36.319 unit (8,3%). Sementara itu, Mitsubishi Motors berada di urutan keempat setelah membukukan penjualan sebanyak 32.588 unit (7,5%).
Persaingan di papan tengah juga kian menarik dengan hadirnya pabrikan kendaraan listrik BYD yang melesat ke posisi kelima melalui pengiriman 23.257 unit (5,3%). Honda berada tepat di bawahnya di peringkat keenam dengan capaian 20.673 unit (4,7%).
Adapun segmen kendaraan komersial dan merek pendatang baru turut melengkapi daftar 10 besar. Mitsubishi Fuso mencatatkan penjualan 17.535 unit (4,2%), disusul merek baru Jaecoo yang menempati posisi kedelapan dengan 17.334 unit (4%). Dua posisi terakhir diisi oleh Isuzu dengan 13.890 unit (3,2%) serta Hino dengan 10.660 unit (2,4%).