Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mengalami peningkatan di sejumlah wilayah Indonesia selama Agustus hingga Oktober 2026. Memburuknya kualitas udara akibat dari cuaca panas ekstrem yang mengakibatkan kemarau serta adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian.
Berdasarkan pemantauan media DATASATU, di Sumatera Selatan kasus ISPA pada September 2026 tercatat mencapai 52.483 kasus, meningkat 11,62% dibandingkan bulan Agustus, imbas dari semakin memburuknya kualitas udara akibat karhutla. Sementara itu, laporan kasus ISPA pada Oktober 2026 mencatat 11.359 kasus.
Di Kota Jambi, kasus ISPA mencapai ribuan kasus selama periode Agustus–Oktober 2026. Berdasarkan laporan harian yang dihimpun:
- Agustus: tercatat 501 kasus pada 26 Agustus, 275 kasus pada 28 Agustus, dan 471 kasus pada 31 Agustus.
- September: tercatat 445 kasus pada 7 September, 337 kasus pada 8 September, dan 274 kasus pada 10 September.
- Oktober: tercatat 323 kasus pada 5 Oktober, 295 kasus pada 6 Oktober, 229 kasus pada 7 Oktober, dan 256 kasus pada 9 Oktober.
Di wilayah Muaro Jambi, Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 3.836 kasus ISPA selama periode 10 Agustus–5 Oktober 2026. Peningkatan kasus ini terjadi pada periode karhutla yang memperburuk kualitas udara setempat.
Sementara itu, di Jawa Timur, jumlah kasus ISPA pada September 2026 mencapai 252.457 kasus. Lima wilayah dengan laporan kasus terbanyak meliputi Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.
Di Palangka Raya, Kalimantan, akumulasi kasus ISPA sepanjang Juni hingga awal Oktober 2026 mencapai 10.240 kasus. Rinciannya meliputi 1.849 kasus pada Juni, 2.293 kasus pada Juli, 3.104 kasus pada Agustus, 2.900 kasus pada September, dan 190 kasus pada awal Oktober. Data tersebut memperlihatkan tren peningkatan dari Juni hingga mencapai puncak tertinggi pada Agustus sebelum kemudian melandai pada September.
Adapun secara nasional, catatan Kementerian Kesehatan untuk periode Januari hingga awal September 2026 menunjukkan lima provinsi dengan akumulasi kasus ISPA terbanyak di Indonesia:
- Jawa Barat: 2.389.300 kasus
- Jawa Tengah: 2.263.703 kasus
- Jakarta: 1.537.317 kasus
- Jawa Timur: 1.303.240 kasus
- Banten: 797.978 kasus
Secara keseluruhan, data kasus ISPA di berbagai wilayah tersebut menegaskan bahwa ISPA masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang mendesak, terutama di tengah terpaan cuaca panas ekstrem dan polusi udara akibat karhutla yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.