Penegakan Hukum Karhutla Disorot, 167 Laporan Masuk Proses Hukum

Senin, 14 September 2026 | 18:56 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Penegakan Hukum Karhutla Disorot, 167 Laporan Masuk Proses Hukum
Perkembangan Penanganan Hukum Karhutla Sepanjang 2026

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan penegakan hukum yang tegas, namun pelaksanaannya dinilai masih belum optimal. 

Menurut Dosen Hukum Lingkungan UGM, Wahyu Yun Santoso, dalam dialog publik “Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Senantiasa Berulang?”, Jumat (4/9), pengulangan karhutla sejak masa Orde Baru menunjukkan persoalan kronis yang berkaitan dengan tata kelola lingkungan.

Wahyu juga menyoroti lemahnya pelaksanaan putusan ganti rugi lingkungan. Meski prinsip tanggung jawab mutlak telah diatur dalam Pasal 88 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, penggunaan dana ganti rugi untuk memulihkan ekosistem terdampak dinilai belum optimal.

Melansir laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri telah menangani 167 laporan karhutla sepanjang 1 Januari hingga 3 September 2026. 

Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan laporan terbanyak, yakni 65 laporan, disusul Riau 39 laporan dan Sumatera Selatan 16 laporan. Dari seluruh laporan tersebut, sebanyak 112 tersangka telah ditetapkan. 

Data BNPB mencatat, Riau memiliki jumlah tersangka tertinggi, yaitu sebanyak 42 tersangka, sedangkan Sumatera Selatan dan Kalimantan menyusul masing-masing 20 tersangka. 

Dari sisi luas area, Riau mencatat 2.112,25 hektare (ha) area terbakar yang masuk proses hukum dan Kalimantan Barat mencapai 1.692,9 ha. Kedua provinsi tersebut mencatatkan area terbakar paling luas yang masuk dalam proses hukum.

Adapun menurut catatan BNPB, total area terbakar yang masuk dalam proses hukum kepolisian sepanjang 1 Januari hingga 3 September 2026 mencapai 4.738,49 ha. 

Perkembangan Penanganan Hukum Karhutla Sepanjang 2026 - (BNPB & berbagai sumber/Melati Kristina/Desain ChatGPT)
Perkembangan Penanganan Hukum Karhutla Sepanjang 2026 - (BNPB & berbagai sumber/Melati Kristina/Desain ChatGPT)

Kepala Subdirektorat III Dittipidter Bareskrim Polri Kombes Pol Pipit Subiyanto menyampaikan, penegakan hukum menggunakan sejumlah aturan, antara lain UU perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, perkebunan, kehutanan, KUHAP, serta konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. 

Ia menambahkan, penanganan hukum lebih efektif dan cepat setelah pemadaman atau pendinginan dilakukan karena kondisi tersebut membantu pengolahan TKP atau pendalaman obyek.

Data Terkait

kronologi-dugaan-penyadapan-presiden-prabowo-listyo-sigit-cs-jadi-tersangka
Hukum & Keamanan

Kronologi Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Listyo Sigit Cs Jadi Tersangka

Dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo pada 2025-2026 menyeret 3 jenderal Polri sebagai tersangka dengan ancaman pidana hingga 10 tahun.

1 hari yang lalu

ri-singapura-bentuk-satgas-karhutla-untuk-tutup-celah-hukum
Hukum & Keamanan

RI-Singapura Bentuk Satgas Karhutla untuk Tutup Celah Hukum

Pemerintah Indonesia dan Singapura resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Bersama Penanganan karhutla guna memperkuat penanganan darurat lingkungan.

3 hari yang lalu

penegakan-kasus-karhutla-puluhan-korporasi-jadi-tersangka
Hukum & Keamanan

Penegakan Kasus Karhutla, Puluhan Korporasi Jadi Tersangka

Berdasarkan data Bareskrim Polri terdapat 20 korporasi sebagai tersangka dari total 97 korporasi yang masuk dalam tahap penyidikan.

29 Okt 2026

8-isu-terhangat-di-media-sosial-ott-bupati-klaten-karhutla-hingga-ancaman-downgrade-msci-jadi-sorotan-warganet
Politik

8 Isu Terhangat di Media Sosial: OTT Bupati Klaten, Karhutla hingga Ancaman Downgrade MSCI Jadi Sorotan Warganet

Isu korupsi, bencana lingkungan, demonstrasi politik, hingga ketidakpastian pasar keuangan menjadi perhatian publik di media sosial sepanjang sepekan terakhir.

26 Okt 2026

dampak-dan-kerusakan-akibat-aksi-unjuk-rasa-20-oktober-2026-di-berbagai-daerah
Politik

Dampak dan Kerusakan Akibat Aksi Unjuk Rasa 20 Oktober 2026 di Berbagai Daerah

Aksi unjuk rasa yang berlangsung pada tanggal 20 Oktober 2026 di berbagai wilayah Indonesia berakibat pada kerusakan fasilitas publik di sejumlah daerah.

21 Okt 2026

ott-kpk-di-bnpb-5-orang-ditetapkan-jadi-tersangka
Hukum & Keamanan

OTT KPK di BNPB, 5 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

KPK melakukan OTT di lingkungan BNPB pada Selasa (13/10). Operasi ni berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana siap pakai (DSP) untuk penanganan kebencanaan.

15 Okt 2026