Menhut Cabut Izin Usaha Lima Perusahaan Terkait Karhutla

Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Menhut Cabut Izin Usaha Lima Perusahaan Terkait Karhutla
Menhut Cabut Izin Usaha Lima Perusahaan Terkait Karhutla

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi mencabut izin usaha 5 perusahaan setelah lahan konsesi mereka terbukti mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk penegakan hukum dan perlindungan kawasan hutan di Indonesia.

Kelima perusahaan yang dicabut izinnya tersebut seluruhnya beroperasi di wilayah Pulau Kalimantan. Dari data yang dirilis, PT Pancaran Wana Nusa di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, mencatatkan area terbakar paling luas, yakni mencapai 497 hektare dari total konsesi 3.812 hektare.

Di posisi berikutnya, PT Grash Putri Perdana yang memiliki izin konsesi seluas 24.990 hektare di Lamandau dan Sukamara (Kalimantan Tengah), serta Ketapang (Kalimantan Barat), mengalami kebakaran seluas 374,99 hektare. Selanjutnya, PT Bagus Wahana Lestari di Kapuas, Kalimantan Tengah, mencatatkan luas area terbakar 231,1 hektare dari total luas konsesi 18.640 hektare.

Dua perusahaan lainnya adalah PT Wana Lestari Jaya di wilayah Sanggau dan Sekadau, Kalimantan Barat, dengan area terbakar 47 hektare dari konsesi 29.000 hektare, serta PT Prima Multi Buana di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dengan luas terbakar 18,20 hektare dari total konsesi 11.882 hektare.

Melansir Beritasatu (22/9), Raja Juli berharap pencabutan izin ini dapat memberikan efek jera, tidak hanya bagi perusahaan yang bersangkutan, tetapi juga bagi seluruh pelaku usaha yang berada di bawah kewenangan kementeriannya. Ia menegaskan agar setiap pengelola konsesi bertanggung jawab penuh dan tidak membiarkan lahannya terbakar.

Daftar Perusahaan yang Izin Usahanya Dicabut Menhut - (Keterangan Menhut (Raja Juli Antoni) via Beritasatu/DATASATU)
Daftar Perusahaan yang Izin Usahanya Dicabut Menhut - (Keterangan Menhut (Raja Juli Antoni) via Beritasatu/DATASATU)

Data Terkait

bencana-capai-1730-kejadian-ini-upaya-penanganan-pemerintah
Lingkungan

Bencana Capai 1.730 Kejadian, Ini Upaya Penanganan Pemerintah

Indonesia mencatat 1.730 bencana hingga 7 September 2026, termasuk gempa, erupsi, dan karhutla yang ditangani melalui berbagai langkah

14 Sep 2026

penegakan-hukum-karhutla-disorot-167-laporan-masuk-proses-hukum
Lingkungan

Penegakan Hukum Karhutla Disorot, 167 Laporan Masuk Proses Hukum

Sebanyak 167 laporan karhutla ditangani sepanjang 1 Januari-3 September 2026, dengan 112 tersangka ditetapkan dan 4.738,49 ha area terbakar masuk proses hukum.

14 Sep 2026

peta-sebaran-dan-kerusakan-bencana-indonesia-sepanjang-2026
Lingkungan

Peta Sebaran dan Kerusakan Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Rangkaian bencana alam di Indonesia sejak awal tahun hingga awal September 2026 meninggalkan dampak kemanusiaan dan kerusakan fisik yang sangat besar.

9 Sep 2026

proyeksi-kerugian-karhutla-capai-rp-1231-triliun-kalteng-paling-tertekan
Lingkungan

Proyeksi Kerugian Karhutla Capai Rp 123,1 Triliun, Kalteng Paling Tertekan

Kerugian ekonomi akibat karhutla sepanjang Januari-Agustus 2026 diperkirakan mencapai Rp 39,29 triliun-Rp 123,1 triliun, menekan berbagai sektor.

8 Sep 2026

jawa-timur-terbanyak-567-titik-panas-karhutla-terpantau-di-jawa
Lingkungan

Jawa Timur Terbanyak, 567 Titik Panas Karhutla Terpantau di Jawa

Sebanyak 567 titik panas (hotspot) terdeteksi tersebar di Pulau Jawa dalam kurun 24 jam terakhir.

7 Sep 2026

bencana-karhutla-memburuk-10-juta-jiwa-lebih-terkepung-kabut-asap
Lingkungan

Bencana Karhutla Memburuk, 10 Juta Jiwa Lebih Terkepung Kabut Asap

Bencana kebakaran hutan dan lahan yang berulang sejak awal tahun kian menjerat masyarakat ke dalam krisis udara berkepanjangan.

4 Sep 2026