Kualitas udara di sejumlah kota besar dunia menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan berdasarkan Air Quality Index (AQI). Data IQAir per 22 September 2026 pukul 11.00 WIB mencatat Lahore, Pakistan, sebagai kota dengan indeks kualitas udara tertinggi di antara kota-kota yang dipantau dalam daftar, sementara Detroit, Amerika Serikat, memiliki indeks terendah.
Lahore, Pakistan, menempati peringkat pertama dengan AQI 198, yang masuk kategori Tidak sehat. Posisi berikutnya ditempati Delhi, India, dan Hanoi, Vietnam, yang sama-sama mencatat AQI 178 dan berada dalam kategori Tidak sehat.
Di kawasan Asia Tenggara, Kuching, Malaysia, berada di peringkat keempat dengan AQI 157. Sementara itu, Jakarta, Indonesia, berada di posisi kelima dengan AQI 139, yang masuk kategori Tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kota lain dalam daftar dengan kategori serupa antara lain Kinshasa (110), Jerusalem (107), Kuala Lumpur (107), Beijing (107), dan Kampala (106).
Sebaliknya, kota-kota dengan kualitas udara terbaik dalam daftar mencatat AQI pada kategori Baik. Detroit, Amerika Serikat, berada di peringkat pertama dengan AQI 9, disusul Stockholm, Swedia (10) serta San Francisco, Amerika Serikat, dan Pristina, Kosovo (masing-masing 11).
Kota lainnya yang memiliki kualitas udara baik antara lain Montreal (12), Oslo (13), Minneapolis (14), Kyiv (14), Auckland (16), dan Tehran (17).
Kategori AQI
- 0–50: Baik
- 51–100: Sedang
- 101–150: Tidak sehat bagi kelompok sensitif
- 151–200: Tidak sehat
- 201–300: Sangat tidak sehat
- 301+: Berbahaya