Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Arosuka serta Batang Barus di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9) sekitar pukul 20.00 WIB. Dari hasil pemantauan media DATASATU, peristiwa ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari.
Berdasarkan data hingga Selasa (22/9) pagi, tercatat sebanyak 4 orang mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam proses pendataan, sementara laporan mengenai korban jiwa belum diketahui. Bencana ini juga memaksa sedikitnya 32 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain berdampak pada warga, terjangan banjir dan longsor merusak fasilitas fisik dengan sekitar 70 rumah warga serta 11 kantor pemerintah dilaporkan terdampak.
Kondisi infrastruktur transportasi ikut lumpuh setelah material lumpur dan batu menutup jalur utama Solok-Padang. Sedikitnya 2 akses jalan utama terputus total sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Untuk menjaga kelancaran mobilitas, arus kendaraan dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya dialihkan sementara melalui jalur alternatif Padang Panjang.
Upaya evakuasi dan penanganan darurat masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Tim gabungan harus berhadapan dengan medan yang sulit, guyuran hujan yang belum mereda, aliran listrik yang padam, hingga putusnya jaringan internet yang menghambat alur komunikasi. Di sisi lain, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan di area lereng curam seiring prakiraan cuaca hujan lebat dan angin kencang yang masih membayangi wilayah Solok dan sekitarnya.