Inflasi Medis Indonesia Diprediksi Tembus 13,6% di 2025, Tertinggi se-Asia Tenggara

Jumat, 19 September 2025 | 21:00 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Inflasi Medis Indonesia Diprediksi Tembus 13,6% di 2025, Tertinggi se-Asia Tenggara
Inflasi medis di Indonesia diproyeksi mencapai 13,6% pada 2025, melampaui negara ASEAN lainnya seperti Thailand (13,1%) dan Malaysia (12,5%).

Inflasi medis naik signifikan di hamper seluruh negara ASEAN pada 2025. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia diprediksi menempati posisi tertinggi, yakni 13,6%, melampaui Thailand (13,1%) dan Malaysia (12,5%). Padahal, inflasi medis di Indonesia cenderung stabil pada kisaran 9% hingga 10% sepanjang 2019–2024. Hal ini menandakan adanya tekanan biaya kesehatan yang semakin berat di Indonesia, yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat serta kebijakan asuransi kesehatan di masa depan.

Di sisi lain, OJK memprediksi beberapa negara ASEAN yang mengalami lonjakan inflasi kesehatan pada 2025 dibanding tahun sebelumnya. Adapun proyeksi lonjakan inflasi medis terbesar yakni Vietnam, dari 2,4% pada 2024 menjadi 9,5% pada 2025, kemudian Thailand, yang naik dari 7,1% menjadi 13,1% pada 2025, lalu Indonesia, yang naik dari 10,1% ke 13,6% pada 2025. Secara keseluruhan inflasi medis di berbagai negara ASEAN pada tahun 2025 justru lebih tinggi dibandingkan periode pada saat pandemi Covid-19 yang dimulai dari 2020 lalu. Hal ini mengindikasikan bahwa ketika pandemi mereda, masyarakat kembali mengakses layanan yang sempat tertunda, sementara harga obat dan peralatan medis terus meningkat sehingga menambah tekanan pada inflasi medis.

Tren Inflasi Medis di ASEAN, 2019-2025 - (OJK/DATASATU)
Tren Inflasi Medis di ASEAN, 2019-2025 - (OJK/DATASATU)

Data Terbaru

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

1 hari yang lalu

pelemahan-rupiah-tingkatkan-risiko-beban-utang-luar-negeri-ri
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Tingkatkan Risiko Beban Utang Luar Negeri RI

Rupiah melemah hingga Rp 17.702 per US$ pada 22 Mei 2026. Dengan ULN Indonesia sebesar US$ 433,4 miliar, risiko beban pembayaran utang berpotensi meningkat.

1 hari yang lalu

pemeriksaan-kesehatan-jadi-sop-pemulangan-wni-korban-sandera
Hukum & Keamanan

Pemeriksaan Kesehatan Jadi SOP Pemulangan WNI Korban Sandera

Pemerintah RI upayakan pemulihan adaptif 9 WNI relawan/jurnalis GSF 2.0 yang bebas di Turki, merujuk pola taktis kasus Abu Sayyaf 2016.

2 hari yang lalu

pemerintah-siapkan-delapan-sektor-prioritas-menuju-pertumbuhan-ekonomi-8
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Delapan Sektor Prioritas Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 5,9-7,5% pada 2027 lewat industrialisasi, investasi, MBG, Danantara, hingga pembangunan 100 GW PLTS.

2 hari yang lalu

temuan-awal-knkt-terkait-kecelakaan-maut-krl-di-bekasi
Hukum & Keamanan

Temuan Awal KNKT Terkait Kecelakaan Maut KRL di Bekasi

KNKT paparkan fakta mengejutkan mengenai kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line, KA Argo Bromo Anggrek, dan sebuah armada taksi hijau di Bekasi Timur.

2 hari yang lalu

sektor-informal-melejit-di-tengah-badai-phk-awal-tahun-2026
Ekonomi

Sektor Informal Melejit di Tengah Badai PHK Awal Tahun 2026

Data BPS menunjukkan dominasi sektor informal yang masih kuat sepanjang periode 2022 hingga awal tahun 2026.

2 hari yang lalu