Pemerintah Dorong Transisi Energi, Kesiapan Tingkat Provinsi Masih Sedang

Jumat, 3 April 2026 | 17:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pemerintah Dorong Transisi Energi, Kesiapan Tingkat Provinsi Masih Sedang
Kesiapan Transisi Energi Menurut Provinsi di Indonesia 2024

Pemerintah terus mempercepat agenda transisi energi sebagai respons terhadap potensi krisis energi global yang dipicu konflik Iran-AS. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060 mendatang.

Namun, kesiapan daerah dalam mendukung transisi energi masih menjadi tantangan. Laporan CELIOS berjudul "Indeks Kesiapan Transisi Energi Desa 2026" mencatat bahwa pada 2024, sebanyak 58% provinsi berada dalam kategori kesiapan sedang, sementara 36% lainnya masih tergolong rendah. Kondisi ini menunjukkan penurunan dibandingkan 2021, ketika 71% provinsi berada pada kategori sedang dan hanya 20% yang masuk kategori rendah.

Kesiapan Transisi Energi Menurut Provinsi di Indonesia 2024 - (CELIOS/Diproduksi Gemini AI)
Kesiapan Transisi Energi Menurut Provinsi di Indonesia 2024 - (CELIOS/Diproduksi Gemini AI)

Secara regional, DKI Jakarta mencatat capaian indeks sangat tinggi, didukung kapasitas fiskal serta perannya sebagai ibu kota dan pusat ekonomi. Wilayah Jawa secara umum berada memiliki kesiapan sedang, sedangkan Sumatera menunjukkan variasi capaian dengan mayoritas provinsi cenderung stagnan.

Di kawasan lain, Kalimantan Timur dan NTB tergolong memiliki kesiapan yang lebih baik, sementara provinsi Kalimantan lainnya dan sebagian besar Sulawesi masih berada di tingkat sedang atau rendah. Kondisi ini mencerminkan potensi energi yang tersedia belum diimbangi dengan tata kelola dan konsistensi program. 

Sementara itu, wilayah Indonesia Timur didominasi kategori dengan kesiapan rendah hingga sangat rendah. Adapun, Papua Tengah mencatat kesiapan transisi energi terendah secara nasional akibat faktor geografis, keterbatasan infrastruktur listrik, hingga lemahnya tata kelola desa.

Data Terkait

b50-dipercepat-ini-deretan-manfaat-mandatori-biodiesel-bagi-ekonomi-ri
Ekonomi

B50 Dipercepat, Ini Deretan Manfaat Mandatori Biodiesel bagi Ekonomi RI

Pemerintah percepat B50 mulai 1 Juli 2026 guna menghemat subsidi Rp 48 triliun. Sebelumnya, penerapan mandatori biodiesel nasional berkontribusi besar dalam perekonomian Indonesia.

1 hari yang lalu

pembiayaan-nze-butuh-dana-besar-kesiapan-perbankan-masih-minim
Ekonomi

Pembiayaan NZE Butuh Dana Besar, Kesiapan Perbankan Masih Minim

Kebutuhan dana NZE capai Rp 794,6 triliun per tahun, namun kesiapan perbankan belum merata akibat kendala regulasi, SDM, dan standar proyek hijau.

2 hari yang lalu

transisi-energi-dikebut-di-tengah-krisis-partisipasi-publik-masih-minim
Ekonomi

Transisi Energi Dikebut di Tengah Krisis, Partisipasi Publik Masih Minim

Indonesia hadapi risiko krisis energi akibat lonjakan harga minyak. Meski transisi energi menuju NZE 2060 dipercepat, partisipasi publik masih terbatas.

3 hari yang lalu

konflik-iran-as-angkat-saham-energi-dan-emas-bagaimana-kinerjanya-kini
Ekonomi

Konflik Iran-AS Angkat Saham Energi dan Emas, Bagaimana Kinerjanya Kini?

Saham energi dan emas sempat naik usai konflik Iran-AS, namun terkoreksi seiring IHSG turun 11,48% dan risiko defisit fiskal di atas 3%.

3 hari yang lalu

risiko-krisis-energi-dorong-ri-akselerasi-transisi-menuju-nze-2060
Ekonomi

Risiko Krisis Energi Dorong RI Akselerasi Transisi Menuju NZE 2060

Lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah percepat EBT. RI ditargetkan capai transisi energi menuju net zero emission (NZE) pada 2060.

3 hari yang lalu

di-tengah-krisis-energi-global-ri-punya-potensi-ebt-hingga-3600-gw
Ekonomi

Di Tengah Krisis Energi Global, RI Punya Potensi EBT Hingga 3.600 GW

Konflik Iran-AS picu lonjakan harga minyak hingga US$ 100/barel. RI percepat transisi EBT dengan potensi energi besar, terutama surya yang mencapai 3.315 GW.

27 Mar 2026