Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah meninggalkan jejak kehancuran di sejumlah wilayah strategis dan permukiman sipil. Serangan balistik dan udara silih berganti menghantam kota-kota besar, fasilitas militer, hingga infrastruktur vital di ketiga negara.
Di Israel, rudal balistik Iran menghantam Kota Beit Shemesh dan merusak area permukiman. Sebuah sinagoga serta tempat perlindungan bom di bawahnya dilaporkan hancur, sementara rumah-rumah di sekitarnya mengalami kerusakan parah. Serangan tersebut menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan lainnya.
Selain itu, Kota Tel Aviv juga terdampak signifikan. Sedikitnya 40 bangunan mengalami kerusakan akibat rentetan serangan rudal, dan memicu kepanikan warga.
Sementara itu, di wilayah penempatan pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menyerang 27 pangkalan militer. Salah satu target utama adalah Pusat Layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. Fasilitas ini berperan penting dalam mengatur operasi militer AS di Teluk Persia, Laut Merah, Laut Arab, dan sebagian Samudra Hindia. Serangan rudal dilaporkan menyebabkan ledakan besar dan kerusakan pada area fasilitas tersebut.
Di sisi lain, wilayah Iran juga mengalami kerusakan parah. Sebuah sekolah dasar perempuan di Kota Minab, Iran selatan, dilaporkan menjadi sasaran serangan udara, menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Peristiwa ini memicu kecaman internasional karena menyasar fasilitas pendidikan sipil.
Di ibu kota Teheran, sejumlah titik strategis turut terdampak. Sebagian kompleks Leadership House, yakni kantor Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dilaporkan mengalami kerusakan signifikan. Kawasan Narmak, yang dikenal sebagai tempat tinggal mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad, juga terkena dampak serangan. Selain itu, area sekitar Kementerian Intelijen Iran dilaporkan mengalami kerusakan akibat hantaman rudal.
Rangkaian serangan ini menunjukkan bahwa konflik tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga merembet ke wilayah sipil dan simbol-simbol pemerintahan. Eskalasi yang terus berlanjut berisiko memperluas dampak kemanusiaan serta meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan dan dunia.
Lokasi yang Mengalami Kerusakan dalam Konflik AS-Israel vs Iran
| Negara | Lokasi yang Rusak | Keterangan |
| Israel | Kota Beit Shemesh | Rudal balistik Iran menghantam area permukiman di kota Beit Shemesh, menghancurkan sebuah sinagoga serta tempat perlindungan bom di bawahnya dan menyebabkan kerusakan parah pada rumah‑rumah di sekitarnya. Akibat serangan tersebut, sembilan orang tewas dan puluhan lainnya luka‑luka. |
| Kota Tel Aviv | Setidaknya 40 bangunan di Tel Aviv rusak akibat serangan Iran. | |
| Amerika Serikat | Pangkalan pasukan AS di Timur Tengah | Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan telah melancarkan serangan terhadap 27 pangkalan di Timur Tengah tempat pasukan AS ditempatkan. |
| Salah satunya, yakni Pusat Layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain yang menjadi sasaran serangan rudal Iran, menyebabkan ledakan dan puing beterbangan. Pusat ini mengatur operasi AS di Teluk Persia, Laut Merah, Laut Arab, dan sebagian Samudra Hindia. | ||
| Iran | Sekolah dasar perempuan di Minab, selatan Iran | Israel dan Amerika Serikat (AS) menyerang sekolah dasar (SD) putri di wilayah Iran selatan dan menewaskan lebih dari 100 anak-anak. |
| Kota Teheran | Terdapat kerusakan signifikan pada sebagian kompleks Leadership House, kantor Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, serta di lingkungan Narmak yang menjadi tempat tinggal mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad, telah terkena dampak serangan. Serangan itu juga menghantam daerah sekitar Kementerian Intelijen Iran. |