Percepat Transisi Energi, Bauran EBT Nasional Capai 15,75% di 2025

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Percepat Transisi Energi, Bauran EBT Nasional Capai 15,75% di 2025
Perkembangan Bauran Energi Indonesia, 2015-2025

Konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat memicu tekanan besar di pasar energi global. Gangguan distribusi di Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20% perdagangan minyak dunia menyebabkan harga minyak global melonjak hingga menembus US$ 100 per barel, memperbesar risiko terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Kondisi ini turut berdampak pada Indonesia yang masih mengandalkan impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Untuk merespons tekanan tersebut, pemerintah mempercepat peralihan menuju energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Berdasarkan laporan Kementerian ESDM, perkembangan bauran EBT nasional menunjukkan peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir. Pada 2015, porsi EBT tercatat sebesar 4,97% dengan dominasi energi fosil mencapai 95,03%. Angka bauran EBT kemudian melonjak 216,9% menjadi 15,75% pada 2025, sementara porsi energi fosil turun menjadi sekitar 84,25%.

Perkembangan Bauran Energi Indonesia, 2015-2025 - (Kementerian ESDM/Karen Agatha)
Perkembangan Bauran Energi Indonesia, 2015-2025 - (Kementerian ESDM/Karen Agatha)

Selain itu, dalam kurun 10 tahun terakhir, bauran energi fosil berhasil ditekan hingga 11,34%. Sejak 2020, kontribusi energi fosil bahkan sudah berada di bawah 90%. Pencapaian ini sejalan dengan rekor penambahan kapasitas pembangkit EBT terbesar dalam lima tahun terakhir yang mencapai 15,63 GW, menunjukkan akselerasi nyata dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.

Pada sektor ketenagalistrikan, realisasi bauran EBT juga melampaui target dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN). Hingga 2025, bauran EBT telah mencapai 16,3%, lebih tinggi dari target RUKN sebesar 15,9%. Kinerja ini turut didukung oleh investasi di subsektor EBT dan Konservasi Energi (EBTKE) yang mencapai US$ 2,4 miliar hingga 2025.

Data Terkait

program-b50-dikebut-biodiesel-berperan-nyata-bagi-sosial-dan-lingkungan
Ekonomi

Program B50 Dikebut, Biodiesel Berperan Nyata bagi Sosial dan Lingkungan

Implementasi B50 dipercepat guna menghemat energi. Secara historis mandatori biodiesel memiliki kontribusi nyata di bidang sosial dan lingkungan.

9 jam yang lalu

transisi-energi-dikebut-di-tengah-krisis-partisipasi-publik-masih-minim
Ekonomi

Transisi Energi Dikebut di Tengah Krisis, Partisipasi Publik Masih Minim

Indonesia hadapi risiko krisis energi akibat lonjakan harga minyak. Meski transisi energi menuju NZE 2060 dipercepat, partisipasi publik masih terbatas.

3 hari yang lalu

konflik-iran-as-angkat-saham-energi-dan-emas-bagaimana-kinerjanya-kini
Ekonomi

Konflik Iran-AS Angkat Saham Energi dan Emas, Bagaimana Kinerjanya Kini?

Saham energi dan emas sempat naik usai konflik Iran-AS, namun terkoreksi seiring IHSG turun 11,48% dan risiko defisit fiskal di atas 3%.

3 hari yang lalu

risiko-krisis-energi-dorong-ri-akselerasi-transisi-menuju-nze-2060
Ekonomi

Risiko Krisis Energi Dorong RI Akselerasi Transisi Menuju NZE 2060

Lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah percepat EBT. RI ditargetkan capai transisi energi menuju net zero emission (NZE) pada 2060.

3 hari yang lalu

sektor-pendidikan-iran-lumpuh-akibat-serangan-udara-amerika-serikat
Internasional

Sektor Pendidikan Iran Lumpuh Akibat Serangan Udara Amerika Serikat

Dunia pendidikan di Iran mengalami kehancuran masif menyusul rangkaian serangan udara yang dimulai sejak akhir Februari 2026.

4 hari yang lalu

konflik-timur-tengah-tekan-sektor-ekonomi-transportasi-paling-terdampak
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Tekan Sektor Ekonomi, Transportasi Paling Terdampak

Eskalasi AS-Israel-Iran ganggu jalur pupuk dunia dan logistik. Harga minyak sentuh US$ 100/barel, biaya produksi dan pangan global ikut terdampak.

4 hari yang lalu