PHK Naik 40% yoy di 2026, Penciptaan Lapangan Kerja Diprediksi Melambat

Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
PHK Naik 40% yoy di 2026, Penciptaan Lapangan Kerja Diprediksi Melambat
Perkembangan PHK, Pengangguran, dan Persepsi Pasar Tenaga Kerja Indonesia, 2025-2026

Pemutusan hubungan kerja (PHK) meningkat signifikan sepanjang 2026. Melansir data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah pekerja yang terkena PHK selama Januari-September 2026 mencapai 63.789 orang.

Angka tersebut naik 40,42% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 45.426 orang.

Di sisi lain, jumlah pengangguran tercatat menurun menjadi 7,22 juta orang pada Mei 2026 dari 7,35 juta orang pada November 2025. BPS juga mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun menjadi 4,65% pada Mei 2026 dari 4,74% pada November 2025.

Meski indikator pengangguran menunjukkan perbaikan, persepsi terhadap pasar tenaga kerja justru merosot. 

Melansir survei LPEM FEB UI Ahli Ekonomi Semester II-2026 bertajuk “Ambisi Ekonomi Indonesia di Tengah Meningkatnya Skeptisme”, rata-rata penilaian terhadap kondisi pasar tenaga kerja saat ini turun dari -0,55 pada semester I-2026 menjadi -0,95 pada semester II-2026. 

Sebaliknya, persepsi terhadap lingkungan bisnis relatif stabil, dari -0,67 menjadi -0,63 pada periode yang sama.

Laporan LPEM FEB UI menyebutkan, sebanyak 60% ahli ekonomi atau 38 dari 63 ahli memperkirakan penciptaan lapangan kerja dalam enam bulan mendatang akan lebih rendah dibandingkan kondisi saat ini. 

Dari jumlah tersebut, 28 ahli atau 44% memperkirakan penciptaan kerja lebih rendah, sementara 16% atau 10 ahli memprediksi kondisinya jauh lebih rendah.

Perkembangan PHK, Pengangguran, dan Persepsi Pasar Tenaga Kerja Indonesia, 2025-2026 
 - (Kementerian Ketenagakerjaan & LPEM FEB UI/Melati Kristina/Desain oleh ChatGPT)
Perkembangan PHK, Pengangguran, dan Persepsi Pasar Tenaga Kerja Indonesia, 2025-2026 - (Kementerian Ketenagakerjaan & LPEM FEB UI/Melati Kristina/Desain oleh ChatGPT)

Sementara itu, ekspektasi terhadap lingkungan bisnis dalam tiga bulan mendatang cenderung tidak berubah. Sebanyak 29 dari 63 ahli atau 46% responden memperkirakan kondisi bisnis tetap sama, sedangkan 18 ahli atau 29% menilai kondisinya akan lebih buruk, bahkan 13% atau 8 ahli memperkirakan situasi jauh lebih buruk. 

Tingginya angka PHK dan memburuknya persepsi pasar tenaga kerja menjadi sinyal perlunya penanganan serius dari pemerintah melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan iklim usaha, serta kebijakan yang mendorong dunia usaha mempertahankan dan menyerap lebih banyak pekerja.

Data Terkait

mayoritas-ekonom-nilai-pemberantasan-korupsi-saat-ini-memburuk
Politik

Mayoritas Ekonom Nilai Pemberantasan Korupsi Saat Ini Memburuk

Survei Ahli Ekonomi LPEM FEB UI Semester II 2026 mencatat 83 persen ekonom menilai pengendalian korupsi di pemerintahan kini memburuk dibanding era sebelumnya.

6 hari yang lalu

survei-lpem-ui-catat-mayoritas-ekonom-nilai-lapangan-kerja-melemah
Ekonomi

Survei LPEM UI Catat Mayoritas Ekonom Nilai Lapangan Kerja Melemah

Kondisi pasar tenaga kerja nasional menghadapi tantangan nyata di tengah klaim penurunan angka pengangguran terbuka.

27 Okt 2026

survei-lpem-ui-ahli-ekonomi-soroti-penurunan-kondisi-ekonomi
Ekonomi

Survei LPEM UI: Ahli Ekonomi Soroti Penurunan Kondisi Ekonomi

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) merilis Hasil Survei Ahli Ekonomi Semester II 2026.

27 Okt 2026

survei-lpem-ui-menilai-target-ekonomi-6-dan-mbg-paling-berisiko
Ekonomi

Survei LPEM UI Menilai Target Ekonomi 6% dan MBG Paling Berisiko

Optimisme pemerintah memacu pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata historis menghadapi gelombang keraguan dari kalangan pakar.

27 Okt 2026

53-ribu-orang-terdampak-phk-hingga-agustus-2026-ini-penyebabnya
Ekonomi

53 Ribu Orang Terdampak PHK hingga Agustus 2026, Ini Penyebabnya

PHK dalam sistem JKP mencapai 53.491 orang hingga Agustus 2026, turun 21,26% yoy akibat tekanan pasar global hingga biaya produksi.

30 Sep 2026

phk-capai-53-ribu-orang-sektor-manufaktur-hadapi-perlambatan-pesanan
Ekonomi

PHK Capai 53 Ribu Orang, Sektor Manufaktur Hadapi Perlambatan Pesanan

PHK mencapai 53.490 orang hingga Agustus 2026, sementara sektor manufaktur menghadapi perlambatan pesanan meski jumlah pekerjanya masih bertumbuh.

29 Sep 2026