IHSG Ambruk 8,01% di Awal Sesi, BEI Terapkan Trading Halt

Jumat, 16 Oktober 2026 | 17:21 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
IHSG Ambruk 8,01% di Awal Sesi, BEI Terapkan Trading Halt
Data Mengenai Anjloknya IHSG pada 16 Oktober 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kejatuhan drastis pada perdagangan Jumat (16/10). Pada awal sesi perdagangan, IHSG langsung anjlok 8,01 persen ke level 5.393,92. Penurunan tajam yang melampaui batas ambang tersebut memicu Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian sementara perdagangan saham (trading halt) selama 30 menit guna meredam kepanikan pasar.

Berdasarkan ketentuan BEI, kebijakan trading halt selama 30 menit wajib diaktifkan apabila IHSG mengalami penurunan sebesar 8% dalam satu hari bursa. Jika koreksi indeks terus berlanjut hingga menyentuh 15%, otoritas bursa akan kembali menghentikan perdagangan saham selama 30 menit berikutnya. Sementara itu, apabila kejatuhan indeks telah mencapai 20%, BEI akan menerapkan penghentian perdagangan secara penuh (trading suspend) hingga akhir sesi atau bahkan lebih lama dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sentimen utama yang memukul pasar saham domestik bertepatan dengan pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lembaga pemeringkat indeks global tersebut resmi membuka proses konsultasi publik terkait usulan penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia, dari status pasar berkembang (Emerging Market) langsung menuju pasar mandiri (Standalone Market). Kabar perombakan status ini memicu kepanikan investor dan gelombang aksi jual masif sejak bursa dibuka.

Tekanan jual pun berlanjut hingga penutupan perdagangan sesi pertama, yang menyeret IHSG turun lebih dalam sebesar 10,76% ke posisi 5.233. Kejatuhan pasar tampak menyeluruh dengan catatan 809 saham melemah, hanya 15 saham yang mampu menguat, serta 139 saham lainnya stagnan. Pada akhir hari perdagangan Jumat (16/10), IHSG bahkan ditutup ambles 11,57% ke posisi 5.185,11, yang memperpanjang rekor kemerosotan indeks hingga 21,83% dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Dari sisi sektoral, sektor bahan baku memimpin pelemahan dengan koreksi terdalam mencapai 12,96%, disusul sektor energi yang ambles 12,21% dan sektor infrastruktur terkoreksi 12,13%. Pelemahan beruntun juga melanda sektor industri sebesar 10,79%, kesehatan 10,42 persen, serta konsumer siklikal 10,15%. Sementara itu, sektor konsumer non-siklikal turun 9,70%, transportasi melemah 9,45%, properti terpangkas 9,37%, teknologi merosot 8,32%, dan sektor keuangan terkikis 8,22%. (Vebriansyah Pratama Putra)

Data Mengenai Anjloknya IHSG pada 16 Oktober 2026 - (Investing & media monitoring DATASATU/DATASATU)
Data Mengenai Anjloknya IHSG pada 16 Oktober 2026 - (Investing & media monitoring DATASATU/DATASATU)

Data Terkait

ihsg-rebound-565-market-cap-saham-masih-tergerus-sentimen-msci
Ekonomi

IHSG Rebound 5,65%, Market Cap Saham Masih Tergerus Sentimen MSCI

IHSG rebound 5,65% ke level 5.278,89 pada 20 Oktober 2026, tetapi kapitalisasi pasar saham Indonesia masih anjlok 42,01% sepanjang 2026 akibat sentimen MSCI.

5 hari yang lalu

ihsg-rebound-565-ditopang-buyback-saham-dan-reformasi-pasar-modal
Ekonomi

IHSG Rebound 5,65% Ditopang Buyback Saham dan Reformasi Pasar Modal

IHSG rebound 5,65% ke 5.278,89 pada 20 Oktober 2026, ditopang rencana buyback Rp 4,5 triliun dan reformasi transparansi pasar modal.

5 hari yang lalu

poin-kebijakan-pertemuan-kssk-di-istana-bahas-ihsg
Ekonomi

Poin Kebijakan Pertemuan KSSK di Istana, Bahas IHSG

Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri bidang ekonomi serta pimpinan otoritas keuangan negara ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (19/10).

5 hari yang lalu

tekanan-msci-picu-net-sell-asing-rp-8819-triliun-sepanjang-2026
Ekonomi

Tekanan MSCI Picu Net Sell Asing Rp 88,19 Triliun Sepanjang 2026

Sepanjang 2026, net sell asing kumulatif capai Rp 88,19 triliun disertai pelemahan rupiah ke Rp 18.025/US$ pada Senin (19/10) sejalan dengan sentimen MSCI.

6 hari yang lalu

tren-koreksi-ihsg-di-tengah-penilaian-msci-sepanjang-2026
Ekonomi

Tren Koreksi IHSG di Tengah Penilaian MSCI Sepanjang 2026

IHSG kembali anjlok 11,57% pada 16 Oktober 2026 setelah MSCI mengusulkan penurunan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

6 hari yang lalu

status-belum-berubah-ihsg-telanjur-anjlok
Ekonomi

Status Belum Berubah, IHSG Telanjur Anjlok

Setelah terkoreksi 11,57% pada Jumat (16/10/2026), IHSG kembali melemah pada Senin (19/10/2026), mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek pasar modal Indonesia.

6 hari yang lalu