Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:10 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi
Hasil Indeks Kondisi & Prospek Bisnis Industri Manufaktur (IKBM) Triwulan II-2026

Sektor industri manufaktur Indonesia masih mempertahankan kinerja positif pada kuartal II-2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Manufaktur (IKBM) berada di level 52,31 atau meningkat dibandingkan kuartal I-2026 yang tercatat sebesar 51,37. 

Dalam pengukuran IKBM, indeks di atas 50 menunjukkan kondisi ekspansi, sedangkan indeks di bawah 50 mengindikasikan kontraksi.

BPS juga mencatat sejumlah komponen utama masih berada pada zona ekspansi. Komponen tersebut di antaranya pesanan (53,78), produksi (54,21), dan stok (51,86). Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas manufaktur masih bertumbuh seiring meningkatnya produksi dan permintaan pada kuartal II-2026.

Hasil Indeks Kondisi & Prospek Bisnis Industri Manufaktur (IKBM) Triwulan II-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Hasil Indeks Kondisi & Prospek Bisnis Industri Manufaktur (IKBM) Triwulan II-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Meski demikian, tidak seluruh indikator menunjukkan perbaikan. Komponen tenaga kerja dan waktu kirim masih berada pada zona kontraksi dengan masing-masing sebesar 49,92 dan 49,71. Bahkan, indeks tenaga kerja turun dibandingkan kuartal I-2026 yang masih berada di level 50,57.

Menurut BPS, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan manufaktur masih bersikap hati-hati dalam menambah jumlah tenaga kerja meskipun aktivitas produksi terus meningkat. Dengan kata lain, ekspansi sektor manufaktur belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan penyerapan tenaga kerja.

Data Terkait

elastisitas-pdb-terhadap-kesempatan-kerja-manufaktur-ri-unggul-di-asia
Ekonomi

Elastisitas PDB terhadap Kesempatan Kerja Manufaktur RI Unggul di Asia

Elastisitas PDB terhadap kesempatan kerja manufaktur Indonesia mencapai 0,804, lebih tinggi dari Vietnam, Malaysia, dan China. Meski demikian sektor jasa dan pertanian relatif tertinggal.

20 jam yang lalu

pertumbuhan-industri-manufaktur-melambat-di-bawah-laju-pdb-nasional
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional

Pertumbuhan PDB manufaktur melambat menjadi 4,52% yoy pada triwulan II-2026, di bawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.

3 hari yang lalu

sektor-padat-karya-dominasi-serapan-tenaga-kerja-ini-rinciannya
Ekonomi

Sektor Padat Karya Dominasi Serapan Tenaga Kerja, Ini Rinciannya

Sektor padat karya masih menjadi penggerak utama penciptaan lapangan kerja. Akomodasi dan makan minum menyerap 0,195 juta pekerja pada Februari–Mei 2026.

4 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nusantara-tembus-107-juta-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nusantara Tembus 107 Juta pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 107,19 juta perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nasional-naik-menjadi-766-ribu-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nasional Naik Menjadi 766 Ribu pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 766.780 ribu perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

ini-5-penyumbang-defisit-dagang-nonmigas-terbesar-di-semester-i-2026
Ekonomi

Ini 5 Penyumbang Defisit Dagang Nonmigas Terbesar di Semester I-2026

Mesin dan peralatan mekanis menyumbang defisit perdagangan nonmigas terbesar, yaitu US$ 15,93 miliar disusul berbagai komoditas lainnya.

5 hari yang lalu