Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Lapangan Usaha Tambah Jutaan Pekerja

Selasa, 22 September 2026 | 19:49 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Lapangan Usaha Tambah Jutaan Pekerja
Sektor Penambah Tenaga Kerja Tertinggi pada 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 2024-2026

Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sejumlah lapangan usaha mencatat penambahan tenaga kerja. Melansir laporan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Pusat Statistik (BPS), perdagangan besar dan eceran menjadi sektor dengan tambahan tenaga kerja terbanyak, mencapai 1,08 juta orang sepanjang 2024-2026.

Kemnaker memproyeksikan tenaga kerja di sektor perdagangan besar dan eceran mencapai 28,41 juta orang pada 2026, meningkat dari 27,33 juta orang pada Agustus 2024. Industri pengolahan juga bertambah 1,02 juta tenaga kerja, sedangkan akomodasi dan makan minum menyumbang tambahan 0,87 juta tenaga kerja sepanjang 2024-2026.

Sektor Penambah Tenaga Kerja Tertinggi pada 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 2024-2026 - (BPS & Kementerian Ketenagakerjaan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Sektor Penambah Tenaga Kerja Tertinggi pada 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 2024-2026 - (BPS & Kementerian Ketenagakerjaan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Lebih lanjut,sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menambah 0,78 juta tenaga kerja pada periode yang sama. BPS mencatat sektor tersebut masih mendominasi jumlah tenaga kerja nasional, sementara Kemnaker memperkirakan jumlah pekerjanya mencapai 41,53 juta orang pada 2026.

Adapun Kemnaker menyebut penambahan tenaga kerja di sektor pertanian sejalan dengan pelaksanaan program ketahanan pangan nasional, termasuk perluasan lahan produktif dan food estate. Pergeseran tenaga kerja juga mencerminkan masuknya kembali pekerja ke sektor informal pedesaan akibat tekanan ekonomi di perkotaan.

Di sisi lain, sektor real estat mengalami kontraksi dalam dua tahun terakhir. Menurut data BPS, jumlah tenaga kerja sektor ini sebesar 0,60 juta orang pada 2024 dan diperkirakan turun menjadi 0,55 juta pada 2026 akibat menurunnya permintaan di tengah pelemahan daya beli masyarakat. 

Secara total, jumlah tenaga kerja menurut indikator lapangan usaha berpeluang bertambah hingga 6,04 juta orang pada 2026 dibanding pada 2024 lalu.

Data Terkait

dua-tahun-kabinet-merah-putih-kepuasan-terhadap-kondisi-ekonomi-turun
Ekonomi

Dua Tahun Kabinet Merah Putih: Kepuasan terhadap Kondisi Ekonomi Turun

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada triwulan II-2026, tetapi survei menunjukkan masyarakat masih menghadapi tekanan harga pokok dan lapangan kerja.

1 hari yang lalu

phk-kembali-marak-ini-hak-pesangon-menurut-alasan-phk
Ekonomi

PHK Kembali Marak, Ini Hak Pesangon Menurut Alasan PHK

Kemnaker mencatat 32.389 pekerja terkena PHK pada semester I-2026. Besaran pesangon diatur sesuai alasan PHK dan kondisi perusahaan berdasarkan PP 35/2021.

11 Agu 2026

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

7 Agu 2026

cegah-gelombang-phk-pemerintah-siapkan-berbagai-stimulus-industri
Ekonomi

Cegah Gelombang PHK, Pemerintah Siapkan Berbagai Stimulus Industri

Pemerintah memperkuat berbagai stimulus industri seperti insentif pajak hingga program magang guna menekan PHK.

7 Agu 2026

sektor-padat-karya-dominasi-serapan-tenaga-kerja-ini-rinciannya
Ekonomi

Sektor Padat Karya Dominasi Serapan Tenaga Kerja, Ini Rinciannya

Sektor padat karya masih menjadi penggerak utama penciptaan lapangan kerja. Akomodasi dan makan minum menyerap 0,195 juta pekerja pada Februari–Mei 2026.

7 Agu 2026

phk-membayangi-ini-strategi-mitigasi-bagi-pekerja-hingga-perusahaan
Ekonomi

PHK Membayangi, Ini Strategi Mitigasi bagi Pekerja hingga Perusahaan

Ancaman PHK kembali meningkat dengan sekitar 1.500 pekerja di dua perusahaan manufaktur terdampak. Kemnaker menyiapkan strategi mitigasi bagi pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

4 Agu 2026