Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional

Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:07 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional
Pertumbuhan Ekonomi RI & Manufaktur, 2022-2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia melambat menjadi 4,52% secara tahunan (year on year/yoy) pada triwulan II-2026. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan triwulan II-2025 yang masih mencapai 5,68% yoy.

Pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat lebih tinggi, yakni sebesar 5,29% yoy, sehingga kinerja sektor manufaktur berada di bawah laju pertumbuhan PDB Indonesia.

Pertumbuhan Ekonomi RI & Manufaktur, 2022-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Pertumbuhan Ekonomi RI & Manufaktur, 2022-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Perlambatan tersebut sejalan dengan kondisi aktivitas manufaktur yang sempat mengalami kontraksi. S&P Global melaporkan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia turun ke level 46,9 pada Juni 2026. 

Nilai PMI yang berada di bawah level 50 menunjukkan aktivitas manufaktur berada pada fase kontraksi. Menurut S&P Global, pelemahan tersebut dipicu oleh menurunnya permintaan terhadap barang-barang manufaktur.

Meski demikian, aktivitas manufaktur mulai menunjukkan tanda pemulihan pada Juli 2026. S&P Global mencatat PMI Manufaktur Indonesia kembali naik ke level 50,20 sehingga kembali memasuki zona ekspansi. 

Kendati demikian, dalam jangka panjang pertumbuhan sektor manufaktur masih menunjukkan tren perlambatan. Data BPS mencatat pertumbuhan PDB manufaktur telah turun dari 6,58% yoy pada triwulan II- 2021 menjadi 4,52% yoy.

Data Terkait

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

3 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nusantara-tembus-107-juta-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nusantara Tembus 107 Juta pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 107,19 juta perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nasional-naik-menjadi-766-ribu-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nasional Naik Menjadi 766 Ribu pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 766.780 ribu perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

ini-5-penyumbang-defisit-dagang-nonmigas-terbesar-di-semester-i-2026
Ekonomi

Ini 5 Penyumbang Defisit Dagang Nonmigas Terbesar di Semester I-2026

Mesin dan peralatan mekanis menyumbang defisit perdagangan nonmigas terbesar, yaitu US$ 15,93 miliar disusul berbagai komoditas lainnya.

5 hari yang lalu

lemak-minyak-nabati-dominasi-surplus-dagang-di-semester-i-2026
Ekonomi

Lemak & Minyak Nabati Dominasi Surplus Dagang di Semester I-2026

Neraca perdagangan RI masih mencatat surplus pada semester I-2026 yang ditopang komoditas nonmigas lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar US$ 17,55 miliar.

5 hari yang lalu

ekonomi-ri-tumbuh-529-yoy-ini-10-sektor-penyumbang-pdb-terbesar
Ekonomi

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% yoy pada kuartal II-2026 ditopang industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 18,50% dan pertumbuhan 4,52% yoy.

5 hari yang lalu