Ini 5 Penyumbang Defisit Dagang Nonmigas Terbesar di Semester I-2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ini 5 Penyumbang Defisit Dagang Nonmigas Terbesar di Semester I-2026
5 Komoditas penyumbang defisit perdagangan nonmigas, Jan-Jun 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia sepanjang semester I-2026 masih membukukan surplus sebesar US$ 3,58 miliar. Kinerja tersebut terutama ditopang oleh surplus perdagangan komoditas nonmigas yang mencapai US$ 19,35 miliar.

Meski demikian, secara bulanan Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan sebesar US$ 450 juta pada Juni 2026. Menurut BPS, defisit tersebut terutama dipicu oleh perdagangan komoditas migas yang mencatatkan defisit sebesar US$ 3,49 miliar.

Di sisi lain, sejumlah komoditas nonmigas turut menjadi penyumbang defisit perdagangan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Data BPS menunjukkan mesin dan peralatan mekanis menjadi komoditas dengan defisit terbesar, yakni mencapai US$ 15,93 miliar. 

5 Komoditas penyumbang defisit perdagangan nonmigas, Jan-Jun 2026
 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
5 Komoditas penyumbang defisit perdagangan nonmigas, Jan-Jun 2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Selanjutnya, mesin dan perlengkapan elektrik mencatatkan defisit sebesar US$ 7,98 miliar, plastik dan barang dari plastik sebesar US$ 4,72 miliar, serealia sebesar US$ 1,85 miliar, serta kendaraan udara dan bagiannya sebesar US$ 1,83 miliar.

Data Terkait

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

3 hari yang lalu

pertumbuhan-industri-manufaktur-melambat-di-bawah-laju-pdb-nasional
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional

Pertumbuhan PDB manufaktur melambat menjadi 4,52% yoy pada triwulan II-2026, di bawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.

3 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nusantara-tembus-107-juta-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nusantara Tembus 107 Juta pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 107,19 juta perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nasional-naik-menjadi-766-ribu-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nasional Naik Menjadi 766 Ribu pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 766.780 ribu perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

lemak-minyak-nabati-dominasi-surplus-dagang-di-semester-i-2026
Ekonomi

Lemak & Minyak Nabati Dominasi Surplus Dagang di Semester I-2026

Neraca perdagangan RI masih mencatat surplus pada semester I-2026 yang ditopang komoditas nonmigas lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar US$ 17,55 miliar.

5 hari yang lalu

ekonomi-ri-tumbuh-529-yoy-ini-10-sektor-penyumbang-pdb-terbesar
Ekonomi

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% yoy pada kuartal II-2026 ditopang industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 18,50% dan pertumbuhan 4,52% yoy.

6 hari yang lalu