Sektor Pertanian Masih Jadi Penyerap Tenaga Kerja Terbesar di Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 | 12:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Sektor Pertanian Masih Jadi Penyerap Tenaga Kerja Terbesar di Indonesia
Serapan Tenaga Kerja Menurut Lapangan Usaha, Februari 2026

Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Melansir data BPS, pada Februari 2026 jumlah tenaga kerja di sektor pertanian mencapai 42,49 juta orang atau setara 30,6% dari total tenaga kerja nasional. 

Selain pertanian, sektor perdagangan dan eceran serta industri pengolahan juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar. BPS mencatat, sektor perdagangan dan eceran menyerap 19,1% tenaga kerja nasional, sedangkan industri pengolahan menyumbang 14,4% pada Februari 2026. 

Serapan Tenaga Kerja Menurut Lapangan Usaha, Februari 2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Serapan Tenaga Kerja Menurut Lapangan Usaha, Februari 2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Sementara itu, sejumlah sektor lainnya juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. BPS melaporkan, sektor akomodasi dan makan minum mempekerjakan 11,66 juta orang atau 7,90% dari total tenaga kerja. Sektor konstruksi menyerap 8,97 juta pekerja atau 6,07%, diikuti kesenian dan jasa lainnya sebanyak 7,6 juta orang, serta sektor pendidikan yang mempekerjakan 7,38 juta orang. 

Adapun sektor transportasi dan penyimpanan menyerap 6,2 juta pekerja, administrasi pemerintahan sebanyak 5,41 juta orang, serta aktivitas profesional dan jasa penunjang mencapai 2,64 juta pekerja.

Dominasi sektor pertanian menunjukkan bahwa struktur ketenagakerjaan Indonesia masih bertumpu pada sektor primer. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas, modernisasi pertanian, serta penguatan sektor industri dan jasa bernilai tambah menjadi penting untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih berkualitas sekaligus meningkatkan pendapatan tenaga kerja di masa mendatang.

Data Terkait

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

7 Agu 2026

sektor-padat-karya-dominasi-serapan-tenaga-kerja-ini-rinciannya
Ekonomi

Sektor Padat Karya Dominasi Serapan Tenaga Kerja, Ini Rinciannya

Sektor padat karya masih menjadi penggerak utama penciptaan lapangan kerja. Akomodasi dan makan minum menyerap 0,195 juta pekerja pada Februari–Mei 2026.

7 Agu 2026

ekonomi-ri-tumbuh-529-yoy-ini-10-sektor-penyumbang-pdb-terbesar
Ekonomi

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% yoy pada kuartal II-2026 ditopang industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 18,50% dan pertumbuhan 4,52% yoy.

5 Agu 2026

inflasi-harga-produsen-melonjak-sektor-tambang-catat-kenaikan-tertinggi
Ekonomi

Inflasi Harga Produsen Melonjak, Sektor Tambang Catat Kenaikan Tertinggi

Inflasi harga produsen mencapai 5,62% yoy pada triwulan II-2026 yang didorong sektor tambang dengan inflasi sebesar 16,86% yoy.

5 Agu 2026

phk-membayangi-ini-strategi-mitigasi-bagi-pekerja-hingga-perusahaan
Ekonomi

PHK Membayangi, Ini Strategi Mitigasi bagi Pekerja hingga Perusahaan

Ancaman PHK kembali meningkat dengan sekitar 1.500 pekerja di dua perusahaan manufaktur terdampak. Kemnaker menyiapkan strategi mitigasi bagi pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

4 Agu 2026

gelombang-phk-mayoritas-pekerja-indonesia-masih-lulusan-sd-ke-bawah
Ekonomi

Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah

PHK mencapai 32.389 pekerja hingga semester I-2026. Di sisi lain, tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD ke bawah sebanyak 52,41 juta orang.

2 Agu 2026