PHK Bertambah, Jumlah Pekerja Formal Menyusut di Awal 2026

Selasa, 7 Juli 2026 | 08:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
PHK Bertambah, Jumlah Pekerja Formal Menyusut di Awal 2026
Tren Pekerja Formal dan Informal, 2022-2026.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat angka pemutusan hubungan kerja (PHK) telah mencapai 23.470 pekerja di Indonesia. Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah tenaga kerja formal mengalami penurunan pada 2026, sementara pekerja informal justru terus bertambah.

Berdasarkan data BPS, jumlah pekerja formal pada Februari 2026 tercatat sebanyak 59,93 juta orang, turun dari 62,57 juta orang pada November 2025. Sebaliknya, jumlah pekerja informal meningkat menjadi 87,74 juta orang dibandingkan 85,35 juta orang pada November 2025. Kondisi tersebut menunjukkan pergeseran struktur ketenagakerjaan, di mana lebih banyak pekerja terserap ke sektor informal.

BPS juga mencatat pekerja informal masih mendominasi struktur ketenagakerjaan nasional. Pada Februari 2026, proporsi pekerja informal mencapai 59,42%, sedangkan pekerja formal sebesar 40,58%. Dalam 5 tahun terakhir, porsi pekerja informal terus meningkat, sementara proporsi pekerja formal mengalami penurunan. Pada Agustus 2022, persentase pekerja formal masih sebesar 40,69%, sedangkan pekerja informal mencapai 59,31%.

Tren Pekerja Formal dan Informal, 2022-2026. - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Tren Pekerja Formal dan Informal, 2022-2026. - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Meski proporsi pekerja formal menurun, jumlah pekerja di kedua sektor masih mengalami peningkatan dalam jangka panjang. BPS mencatat jumlah pekerja informal meningkat 9,34% dalam 5 tahun terakhir menjadi 87,74 juta orang pada Februari 2026. Sementara itu, jumlah pekerja formal juga bertambah 8,84% menjadi 59,93 juta orang pada periode yang sama. 

Kondisi ini menjadi perhatian mengingat kenaikan jumlah pekerja informal terjadi di tengah PHK yang mencapai lebih dari 20 ribu pekerja sepanjang 2026. Penguatan penciptaan lapangan kerja formal dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pekerjaan dan perlindungan bagi tenaga kerja. 

Data Terkait

gen-z-dominasi-tingkat-pengangguran-terbuka-di-indonesia
Sosial Budaya

Gen Z Dominasi Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia

BPS merilis kondisi ketenagakerjaan terkini yang menunjukkan bahwa kelompok usia muda atau Gen Z masih mendominasi angka pengangguran di tanah air.

4 hari yang lalu

ancaman-phk-membayangi-jumlah-pekerja-indonesia-turun-di-awal-2026
Ekonomi

Ancaman PHK Membayangi, Jumlah Pekerja Indonesia Turun di Awal 2026

Sebanyak 23.470 pekerja telah di-PHK hingga Mei 2026. Adapun jumlah pekerja di Indonesia turun dalam setahun terakhir menjadi 68,21 juta pekerja di Februari 2026.

5 hari yang lalu

kalimantan-timur-catat-kasus-phk-tertinggi-di-indonesia-pada-mei-2026
Ekonomi

Kalimantan Timur Catat Kasus PHK Tertinggi di Indonesia pada Mei 2026

Data Kemnaker menyebut Provinsi Kalimantan Timur menjadi wilayah dengan jumlah tenaga kerja ter-PHK tertinggi di RI, yakni mencapai 263 orang.

5 hari yang lalu

badai-phk-global-2026-dipicu-otomatisasi-ai-dan-restrukturisasi
Ekonomi

Badai PHK Global 2026 Dipicu Otomatisasi AI dan Restrukturisasi

PHK bayangi pasar kerja global paruh awal 2026. Meski volume makro turun dibanding tahun lalu, adopsi masif AI & otomatisasi jadi motor utama hilangnya kerja.

5 hari yang lalu

rasio-penduduk-bekerja-meningkat-jadi-6726-di-awal-2026
Ekonomi

Rasio Penduduk Bekerja Meningkat Jadi 67,26% di Awal 2026

BPS mencatat rasio penduduk bekerja terhadap penduduk usia kerja mencapai 67,26% pada Februari 2026, mengindikasikan penyerapan tenaga kerja terus membaik.

6 hari yang lalu

program-magang-nasional-2026-naikkan-kuota-dan-gaji-peserta
Ekonomi

Program Magang Nasional 2026 Naikkan Kuota dan Gaji Peserta

Program Magang Nasional dibuka mulai Juli 2026. Program ini ditargetkan mampu menjangkau hingga 150 ribu lulusan baru dengan uang saku yang lebih tinggi.

7 Jul 2026