Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kondisi ketenagakerjaan terkini yang menunjukkan bahwa kelompok usia muda atau Gen Z masih mendominasi angka pengangguran di tanah air. Berdasarkan data historis BPS selama 5 tahun (2021-2025), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi secara konsisten disumbang oleh kelompok umur 15–19 tahun dan 20–24 tahun. Pada tahun 2025 saja, angka pengangguran di kedua kelompok usia tersebut masing-masing berada di level 23,34% dan 14,35%, jauh melampaui rata-rata nasional.
Meskipun pengangguran di usia muda masih dominan, kondisi ketenagakerjaan secara makro pada Februari 2026 sebenarnya terus membaik. Data terbaru BPS menyebut, jumlah penduduk usia kerja yang telah berstatus bekerja tercatat mencapai 147,67 juta orang. Sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri menjadi motor penggerak utama yang menyerap lebih dari 60% tenaga kerja nasional.
Berkat kuatnya penyerapan di tiga sektor tersebut, TPT nasional secara keseluruhan berhasil ditekan hingga ke level 4,68% pada Februari 2026. Secara absolut, jumlah pengangguran di Indonesia berkurang sebanyak 35 ribu orang dalam setahun terakhir, jika dibandingkan dengan periode Februari 2025. Perbaikan ini melanjutkan tren positif dari tahun-tahun sebelumnya, di mana rata-rata TPT nasional terus menurun secara bertahap.