Perdamaian Iran-AS Berpeluangi Longgarkan Tekanan Ekonomi Global

Rabu, 17 Juni 2026 | 17:50 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Perdamaian Iran-AS Berpeluangi Longgarkan Tekanan Ekonomi Global
Proyeksi Dampak Perdamaian Iran-AS terhadap Ekonomi Global dan Indonesia, 2026

Kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuka peluang perbaikan kondisi ekonomi global setelah sebelumnya dibayangi ketidakpastian geopolitik dan lonjakan harga energi akibat konflik di Timur Tengah. 

Meredanya tensi kedua negara diperkirakan memberikan dampak terhadap pergerakan mata uang, harga komoditas, hingga prospek ekonomi sejumlah negara termasuk Indonesia.

Menurut Analyst Doo Financial Futures, perdamaian Iran-AS akan memengaruhi pasar valuta asing global. Dolar Australia diperkirakan menjadi mata uang yang paling sensitif terhadap perkembangan tersebut. Sementara itu, ICDX menilai dolar AS berpotensi melemah seiring berkurangnya permintaan terhadap aset safe haven atau lindung nilai. 

Sebaliknya, mata uang Euro diperkirakan menguat, sedangkan Franc Swiss (CHF) berpotensi semakin diminati sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global yang masih tersisa.

Dari sisi komoditas, Doo Financial Futures menilai harga minyak mentah dan batubara berpotensi terkoreksi setelah konflik mereda. Data Investing mencatat, per Rabu (17/6), harga minyak Brent berjangka berada di level US$ 79,10/barel, turun dari posisi US$ 100/barel pada Mei 2026. Meski demikian, harga emas dan bijih besi diperkirakan tetap bertahan pada level tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Bagi Indonesia, penurunan harga minyak berpotensi mengurangi beban subsidi energi sehingga memberikan ruang fiskal yang lebih longgar untuk mendukung program-program prioritas pemerintah. Laporan World Bank bertajuk "Indonesia Economic Prospect" edisi Juni 2026 mengungkapkan, defisit fiskal Indonesia diproyeksikan tetap berada di bawah 3% PDB dengan kredibilitas kebijakan domestik yang terjaga.

Proyeksi Dampak Perdamaian Iran-AS terhadap Ekonomi Global dan Indonesia, 2026
 - (World Bank & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Proyeksi Dampak Perdamaian Iran-AS terhadap Ekonomi Global dan Indonesia, 2026 - (World Bank & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

 Selain itu, turunnya harga minyak dunia berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke kisaran 5,2%-5,4% pada 2026 dengan tingkat inflasi yang relatif terkendali. Kondisi ini menunjukkan bahwa meredanya ketegangan geopolitik global dapat menjadi katalis positif bagi stabilitas ekonomi nasional maupun global.

Data Terkait

pemulihan-pasca-perang-iran-as-belum-mampu-dorong-ekonomi-global
Ekonomi

Pemulihan Pasca Perang Iran-AS Belum Mampu Dorong Ekonomi Global

OECD memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,8% dari 3,4% meski Iran dan AS telah menandatangani MoU perdamaian pasca konflik.

5 jam yang lalu

perdamaian-iran-as-buka-peluang-surplus-minyak-meski-risiko-mengintai
Ekonomi

Perdamaian Iran-AS Buka Peluang Surplus Minyak, Meski Risiko Mengintai

Kesepakatan damai Iran dan AS mendorong harga minyak dunia turun. IEA memperkirakan pasokan minyak global naik 7,71% pada 2027 meski risiko gangguan energi masih membayangi.

4 hari yang lalu

harga-icp-melambung-6544-sepanjang-2026-ikuti-lonjakan-minyak-dunia
Ekonomi

Harga ICP Melambung 65,44% Sepanjang 2026, Ikuti Lonjakan Minyak Dunia

Harga minyak mentah dunia dan ICP melonjak sepanjang 2026. Harga ICP Mei 2026 mencapai US$ 106,56 per barel atau naik 65,44% dibanding awal tahun.

12 Jun 2026

strategi-pemerintah-genjot-ekonomi-di-tengah-geopoltik-global
Ekonomi

Strategi Pemerintah Genjot Ekonomi di Tengah Geopoltik Global

Pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional lewat strategi penguatan energi hingga perdagangan global guna meredam dampak gejolak geopolitik dunia.

5 Mei 2026

pacu-ratifikasi-eaeu-guna-optimalkan-diversifikasi-pasar-indonesia
Internasional

Pacu Ratifikasi EAEU guna Optimalkan Diversifikasi Pasar Indonesia

Ketidakpastian geopolitik global pada 2026 menuntut Indonesia untuk segera memperkuat ketahanan ekonomi melalui strategi diversifikasi mitra strategis.

29 Apr 2026

pungutan-ekspor-sawit-ri-diproyeksi-naik-sepanjang-2026
Ekonomi

Pungutan Ekspor Sawit RI Diproyeksi Naik Sepanjang 2026

Eskalasi konflik AS-Iran berpotensi mendorong harga minyak global. Di saat bersamaan, penerimaan pungutan ekspor kelapa sawit diproyeksi naik sepanjang 2026.

16 Mar 2026