Harga ICP Melambung 65,44% Sepanjang 2026, Ikuti Lonjakan Minyak Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 12:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Harga ICP Melambung 65,44% Sepanjang 2026, Ikuti Lonjakan Minyak Dunia
Tren Harga Minyak Dunia & ICP, 2022-2026

Harga minyak mentah dunia berjangka mencatat kenaikan signifikan sepanjang 2026. Berdasarkan data Investing per Kamis (11/6), harga minyak Brent mencapai US$ 92,05 per barel pada Mei 2026 atau naik 30,22% secara year-to-date (ytd). Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat sebesar US$ 87,36 per barel pada Mei 2026, meningkat 33,98% ytd.

Kenaikan harga minyak global turut mendorong lonjakan harga Indonesian Crude Price (ICP). Kementerian ESDM menetapkan harga rata-rata ICP periode Mei 2026 sebesar US$ 106,56 per barel. Angka tersebut melonjak 65,44% dibanding posisi awal tahun yang berada di level US$ 64,41 per barel. Kenaikan ICP ini bahkan lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga Brent maupun WTI dalam periode yang sama.

Tren Harga Minyak Dunia & ICP, 2022-2026 - (Kementerian ESDM & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Tren Harga Minyak Dunia & ICP, 2022-2026 - (Kementerian ESDM & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Meski demikian, Kementerian ESDM mencatat harga ICP pada Mei 2026 mengalami koreksi dibanding bulan sebelumnya. Harga ICP turun 9,16% dari US$ 117,31 per barel pada April 2026 menjadi US$ 106,56 per barel. Penurunan tersebut sejalan dengan melemahnya harga minyak mentah acuan dunia, khususnya Dated Brent, yang dipengaruhi membaiknya pasokan global setelah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai mereda.

Dalam perspektif jangka panjang, tren harga minyak dunia masih menunjukkan pelemahan dalam 5 tahun terakhir. Data Investing mencatat harga minyak Brent dan WTI pada Mei 2026 masing-masing turun 20,37% dan 23,82% dibanding lima tahun sebelumnya. 

Pada 2022, harga minyak mentah dunia sempat berada pada level yang lebih tinggi akibat ketidakpastian global dan gangguan pasokan energi yang dipicu perang Rusia-Ukraina. Sementara itu, harga ICP pada Mei 2026 tercatat hanya turun 2,78% dibanding posisi pada Mei 2022.

Data Terkait

pungutan-ekspor-sawit-ri-diproyeksi-naik-sepanjang-2026
Ekonomi

Pungutan Ekspor Sawit RI Diproyeksi Naik Sepanjang 2026

Eskalasi konflik AS-Iran berpotensi mendorong harga minyak global. Di saat bersamaan, penerimaan pungutan ekspor kelapa sawit diproyeksi naik sepanjang 2026.

16 Mar 2026

konflik-timur-tengah-ancam-energi-hampir-50-minyak-ri-masih-impor
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Ancam Energi, Hampir 50% Minyak RI Masih Impor

Eskalasi konflik AS-Israel dan Iran berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia. Indonesia dinilai rentan karena impor minyak masih menyumbang hampir 50% konsumsi nasional.

16 Mar 2026

harga-minyak-dunia-melonjak-dipicu-konflik-timur-tengah
Ekonomi

Harga Minyak Dunia Melonjak Dipicu Konflik Timur Tengah

Dalam sepekan terakhir, harga WTI naik 23,89% menjadi US$ 88,25 per barel dan Brent naik 18,83% menjadi US$ 92,38 per barel pada Selasa (10/3).

11 Mar 2026