Strategi Pemerintah Genjot Ekonomi di Tengah Geopoltik Global

Selasa, 5 Mei 2026 | 09:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Strategi Pemerintah Genjot Ekonomi di Tengah Geopoltik Global
Strategi Pemerintah Memperkuat Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Pemerintah memperkuat strategi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan yang responsif terhadap dinamika geopolitik global. Melansir paparan Kemenko Perekonomian RI, pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) guna mempercepat program prioritas melalui monitoring, evaluasi, serta penyusunan kebijakan strategis. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Strategi Pemerintah Memperkuat Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional - (Kemenko Perekonomian RI/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Strategi Pemerintah Memperkuat Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional - (Kemenko Perekonomian RI/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Di sektor energi, pemerintah memastikan pasokan gas dan pupuk tetap aman di tengah surplus produksi pupuk nasional. Selain itu, pemerintah juga melakukan substitusi kekurangan nafta industri menggunakan LPG serta menurunkan bea masuk LPG industri dari 5% menjadi 0%. 

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional, mengingat ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM) Indonesia relatif kecil, yakni sebesar 20%, dengan sumber pasokan yang telah terdiversifikasi dari berbagai kawasan seperti Afrika, Amerika, dan negara lainnya.

Dalam memperkuat perdagangan internasional, pemerintah turut memperluas akses pasar global melalui kerja sama BRICS dan perundingan EU-CEPA. Pemerintah menyebut, BRICS memiliki PDB mencapai sekitar US$ 77 triliun dengan kontribusi hingga 40% terhadap perdagangan global. Sementara itu, perundingan EU-CEPA membuka akses pasar ke 27 negara dengan nilai mencapai US$ 21 triliun. Setelah ratifikasi ditargetkan efektif pada awal 2027, produk Indonesia berpeluang masuk ke pasar Eropa dengan tarif 0%.

Selain memperkuat perdagangan, pemerintah juga mempercepat reformasi perizinan industri dan investasi. Pemerintah mempercepat mekanisme Persetujuan Teknis (Pertek) melalui Service Level Agreement (SLA), sehingga permohonan yang melewati batas waktu dapat langsung diproses ke tahap berikutnya. 

Pemerintah juga mempercepat penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) guna mendukung UMKM serta program prioritas nasional. Di sisi lain, pemerintah menyiapkan stimulus investasi melalui KEK plug and play, mendorong investasi data center dan konektivitas kabel optik, hingga menyiapkan KEK Financial Center sebagai alternatif tujuan investasi global.

Data Terkait

ekonomi-ri-tumbuh-529-yoy-ini-10-sektor-penyumbang-pdb-terbesar
Ekonomi

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% yoy pada kuartal II-2026 ditopang industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 18,50% dan pertumbuhan 4,52% yoy.

6 hari yang lalu

imf-rilis-world-economic-outlook-juli-2026-ini-prospek-ekonomi-ri
Ekonomi

IMF Rilis World Economic Outlook Juli 2026, Ini Prospek Ekonomi RI

IMF mempertahankan proyeksi ekonomi Indonesia sebesar 5% pada 2026 dan 5,1% pada 2027, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan ekonomi global dan negara berkembang.

13 Jul 2026

imf-pertahankan-proyeksi-pdb-ri-5-di-tengah-perlambatan-ekonomi-dunia
Ekonomi

IMF Pertahankan Proyeksi PDB RI 5% di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia

IMF mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,0% pada 2026 dan 5,1% pada 2027, di tengah perlambatan ekonomi sejumlah negara dunia.

13 Jul 2026

dpr-restui-pagu-rp31-triliun-di-2027-kemenko-perekonomian-terbesar
Ekonomi

DPR Restui Pagu Rp3,1 Triliun di 2027, Kemenko Perekonomian Terbesar

Banggar DPR RI menyetujui pagu anggaran Rp3,1 triliun untuk tujuh Kemenko pada 2027. Kemenko Perekonomian memperoleh alokasi terbesar, yaitu Rp664 miliar.

23 Jun 2026

perdamaian-iran-as-berpeluangi-longgarkan-tekanan-ekonomi-global
Ekonomi

Perdamaian Iran-AS Berpeluangi Longgarkan Tekanan Ekonomi Global

Kesepakatan damai Iran-AS berpotensi menurunkan harga minyak dunia, mengurangi tekanan fiskal Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 5,4% pada 2026.

17 Jun 2026

target-pertumbuhan-ekonomi-2027-lebih-tinggi-di-tengah-pelemahan-rupiah
Ekonomi

Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Lebih Tinggi di Tengah Pelemahan Rupiah

Prabowo menargetkan ekonomi RI tumbuh 5,8%-6,5% pada 2027. Rupiah diasumsikan Rp 16.800-Rp 17.500 per US$ di tengah depresiasi 5,86%.

22 Mei 2026