Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi resmi naik per 10 Juni 2026, termasuk Pertamax Green (RON 95). Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax Green meningkat sebesar 31,78% menjadi Rp 17.000 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter.
Kenaikan harga BBM non-subsidi di Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat. Namun demikian, jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, harga BBM dengan Research Octane Number (RON) 95 di Indonesia masih tergolong rendah. Melansir data Global Petrol Prices, harga BBM RON 95 di Indonesia tercatat sebesar US$ 0,72 per liter pada 10 Juni 2026.
Berdasarkan data Global Petrol Prices, Indonesia menjadi negara dengan harga BBM RON 95 terendah di antara tujuh negara ASEAN yang diamati. Di sisi lain, Singapura mencatat harga tertinggi, yakni mencapai US$ 2,39 per liter atau lebih dari tiga kali lipat harga BBM RON 95 di Indonesia.
Setelah Singapura, harga BBM RON 95 juga relatif tinggi di Thailand sebesar US$ 1,61 per liter, disusul Kamboja sebesar US$ 1,47 per liter dan Filipina sebesar US$ 1,23 per liter. Sementara itu, Malaysia mencatat harga sebesar US$ 0,92 per liter dan Vietnam sebesar US$ 0,87 per liter, yang masih berada di atas Indonesia.
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa harga BBM non-subsidi Indonesia masih relatif kompetitif di kawasan ASEAN meskipun mengalami penyesuaian harga.