Harga BBM RON 95 Indonesia Masih Kompetitif di ASEAN

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:02 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Harga BBM RON 95 Indonesia Masih Kompetitif di ASEAN
Perbandingan Harga BBM RON 95 di Negara ASEAN, 10 Juni 2026

Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi resmi naik per 10 Juni 2026, termasuk Pertamax Green (RON 95). Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax Green meningkat sebesar 31,78% menjadi Rp 17.000 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter. 

Kenaikan harga BBM non-subsidi di Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat. Namun demikian, jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, harga BBM dengan Research Octane Number (RON) 95 di Indonesia masih tergolong rendah. Melansir data Global Petrol Prices, harga BBM RON 95 di Indonesia tercatat sebesar US$ 0,72 per liter pada 10 Juni 2026.

Berdasarkan data Global Petrol Prices, Indonesia menjadi negara dengan harga BBM RON 95 terendah di antara tujuh negara ASEAN yang diamati. Di sisi lain, Singapura mencatat harga tertinggi, yakni mencapai US$ 2,39 per liter atau lebih dari tiga kali lipat harga BBM RON 95 di Indonesia.

Perbandingan Harga BBM RON 95 di Negara ASEAN, 10 Juni 2026 - (Global Petrol Prices/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Perbandingan Harga BBM RON 95 di Negara ASEAN, 10 Juni 2026 - (Global Petrol Prices/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Setelah Singapura, harga BBM RON 95 juga relatif tinggi di Thailand sebesar US$ 1,61 per liter, disusul Kamboja sebesar US$ 1,47 per liter dan Filipina sebesar US$ 1,23 per liter. Sementara itu, Malaysia mencatat harga sebesar US$ 0,92 per liter dan Vietnam sebesar US$ 0,87 per liter, yang masih berada di atas Indonesia.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa harga BBM non-subsidi Indonesia masih relatif kompetitif di kawasan ASEAN meskipun mengalami penyesuaian harga. 

Data Terkait

kenaikan-pertamax-berisiko-menggerus-daya-beli-hingga-sektor-riil
Ekonomi

Kenaikan Pertamax Berisiko Menggerus Daya Beli hingga Sektor Riil

Kenaikan harga Pertamax hingga 32,11% berisiko mendorong peralihan ke BBM subsidi, menambah beban APBN, menekan daya beli, serta meningkatkan biaya logistik.

1 hari yang lalu

harga-minyak-kian-melambung-negara-asean-hadapi-kerentanan-fiskal
Ekonomi

Harga Minyak Kian Melambung, Negara ASEAN Hadapi Kerentanan Fiskal

Kenaikan harga minyak dunia meningkatkan tekanan inflasi dan fiskal di ASEAN. Thailand, Laos, dan Kamboja menjadi negara paling rentan.

5 Mei 2026

impor-migas-tinggi-asean-hadapi-kerentanan-energi-global
Ekonomi

Impor Migas Tinggi, ASEAN Hadapi Kerentanan Energi Global

Gejolak Timur Tengah meningkatkan risiko krisis energi di ASEAN. Laos, Thailand, dan Kamboja paling rentan akibat tingginya impor migas.

5 Mei 2026

inflasi-myanmar-tertinggi-se-asia-tenggara-tembus-20
Internasional

Inflasi Myanmar Tertinggi se-Asia Tenggara, Tembus 20%

Myanmar mencatatkan inflasi tertinggi di ASEAN, yakni mencapai 20% pada Februari 2026, diikuti oleh Laos sebesar 6% dan Indonesia sebesar 5%.

30 Apr 2026

harga-komoditas-impor-naik-ini-deretan-barang-yang-ikut-melonjak
Ekonomi

Harga Komoditas Impor Naik, Ini Deretan Barang yang Ikut Melonjak

Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah mendorong lonjakan harga barang impor yang berdampak terhadap harga BBM, LPG, hingga kedelai impor nasional.

28 Apr 2026

bbm-tak-naik-risiko-fiskal-perlu-diwaspadai
Ekonomi

BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai

BBM belum naik per 1 April 2026, namun beban subsidi berpotensi tembus Rp 400-500 triliun dan menekan fiskal di tengah minyak US$ 103,36 per barel.

1 Apr 2026