Harga Minyak Kian Melambung, Negara ASEAN Hadapi Kerentanan Fiskal

Selasa, 5 Mei 2026 | 17:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Harga Minyak Kian Melambung, Negara ASEAN Hadapi Kerentanan Fiskal
Kerentanan Ruang Fiskal Negara ASEAN di Tengah Konflik Geopolitik, 2025

Lonjakan harga energi global membawa dampak berbeda bagi negara-negara ASEAN tergantung kapasitas fiskal dan kemampuan masing-masing negara dalam merespons guncangan ekonomi. Melansir data Investing pada Senin (4/5) pukul 20.00 WIB, harga minyak berjangka Brent telah mencapai US$ 110,64 per barel. Kenaikan tersebut memperbesar tekanan terhadap negara-negara pengimpor energi di kawasan Asia Tenggara.

Naiknya harga minyak berdampak langsung terhadap kenaikan biaya BBM dan energi yang kemudian meningkatkan ongkos transportasi, manufaktur, pertanian, hingga rantai pasok industri. Data East Asia & Pacific Economic Update (EAP) menunjukkan, kenaikan harga minyak mentah sebesar US$ 20 diperkirakan mendorong inflasi Thailand dan Filipina masing-masing sebesar 0,67 dan 0,62 poin persentase dalam waktu 6 bulan. Sementara Malaysia dan Indonesia mencatat dampak yang lebih moderat karena adanya subsidi energi dan pengaturan harga domestik.

EAP menilai, Thailand, Laos, dan Kamboja menjadi negara paling rentan akibat tekanan impor energi serta keterbatasan ruang fiskal. Laos dan Thailand menghadapi tekanan lebih besar karena tingginya utang pemerintah yang membatasi kemampuan negara dalam meredam dampak krisis energi. Sebaliknya, Kamboja, Vietnam, dan Indonesia dinilai memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menyerap guncangan berkat cadangan strategis energi, kapasitas kilang domestik, serta pendapatan ekspor komoditas yang menjadi penyangga alami.

Data EAP juga menunjukkan, Laos mencatatkan utang bruto pemerintah tertinggi di ASEAN, yaitu mencapai 81% terhadap PDB. Selain Laos, Thailand, Filipina, Myanmar, dan Malaysia juga memiliki rasio utang pemerintah di atas 60% terhadap PDB. Di sisi lain, Indonesia masih berada di zona hijau dengan rasio utang pemerintah sebesar 41% terhadap PDB. 

Kerentanan Ruang Fiskal Negara ASEAN di Tengah Konflik Geopolitik, 2025 - (East Asia & Pacific Economic Update (EAP)/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Kerentanan Ruang Fiskal Negara ASEAN di Tengah Konflik Geopolitik, 2025 - (East Asia & Pacific Economic Update (EAP)/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Namun, dari sisi saldo fiskal, Indonesia tetap menghadapi kerentanan dengan defisit fiskal mencapai 2,9% terhadap PDB. Meski begitu, angka tersebut masih lebih rendah dibanding Filipina, Myanmar, Malaysia, dan Vietnam yang mencatat defisit fiskal di atas ambang 3% terhadap PDB. Sementara itu, Timor Leste menjadi negara dengan defisit fiskal terdalam, yaitu mencapai 49% terhadap PDB. 

Ke depan, jika harga energi terus meningkat dan memicu inflasi berkepanjangan, sejumlah negara ASEAN kemungkinan perlu menerapkan kebijakan moneter yang lebih ketat guna menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Data Terkait

inflasi-april-2026-melambat-kebijakan-fiskal-moneter-dioptimalkan
Ekonomi

Inflasi April 2026 Melambat, Kebijakan Fiskal Moneter Dioptimalkan

Inflasi April 2026 turun menjadi 2,42% yoy seiring dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi nasional.

4 jam yang lalu

impor-migas-tinggi-asean-hadapi-kerentanan-energi-global
Ekonomi

Impor Migas Tinggi, ASEAN Hadapi Kerentanan Energi Global

Gejolak Timur Tengah meningkatkan risiko krisis energi di ASEAN. Laos, Thailand, dan Kamboja paling rentan akibat tingginya impor migas.

11 jam yang lalu

inflasi-myanmar-tertinggi-se-asia-tenggara-tembus-20
Internasional

Inflasi Myanmar Tertinggi se-Asia Tenggara, Tembus 20%

Myanmar mencatatkan inflasi tertinggi di ASEAN, yakni mencapai 20% pada Februari 2026, diikuti oleh Laos sebesar 6% dan Indonesia sebesar 5%.

5 hari yang lalu

strategi-penguatan-stabilitas-ekonomi-ri-di-tengah-gejolak-global
Ekonomi

Strategi Penguatan Stabilitas Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global

Harga minyak naik, RI perkuat transformasi struktur ekonomi

6 hari yang lalu

kenaikan-harga-bahan-baku-bayangi-pemulihan-industri-petrokimia
Ekonomi

Kenaikan Harga Bahan Baku Bayangi Pemulihan Industri Petrokimia

Krisis Timur Tengah mendorong kenaikan harga petrokimia yang berpotensi menekan industri, padahal kinerja sektor ini mulai menunjukkan pemulihan.

20 Apr 2026

harga-plastik-melonjak-konsumsi-plastik-kemasan-indonesia-capai-31
Ekonomi

Harga Plastik Melonjak, Konsumsi Plastik Kemasan Indonesia Capai 31%

Konflik Timur Tengah mengganggu pasokan dan memicu naiknya harga plastik. Hal ini berpengaruh pada industri nasional mengingat tingginya konsumsi plastik kemasan.

20 Apr 2026