Impor Migas Tinggi, ASEAN Hadapi Kerentanan Energi Global

Selasa, 5 Mei 2026 | 11:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Impor Migas Tinggi, ASEAN Hadapi Kerentanan Energi Global
Kerentanan Negara ASEAN Terhadap Tekanan Geopolitik Timur Tengah, 2024-2025

Sejumlah negara ASEAN menunjukkan tingkat kerentanan yang berbeda dalam menghadapi gejolak geopolitik di Timur Tengah yang memicu tekanan pada sektor energi global. Per Senin (4/5) pukul 20.00 WIB, harga minyak Brent berjangka telah mencapai US$ 110,64 per barel naik 2,26% secara harian. Lonjakan harga energi tersebut meningkatkan tekanan bagi negara-negara yang masih bergantung tinggi terhadap impor minyak dan gas bumi (migas).

Melansir data East Asia & Pacific Economic Update (EAP), Laos, Thailand, dan Kamboja menjadi negara ASEAN dengan tingkat kerentanan tertinggi akibat tingginya kontribusi impor migas terhadap produk domestik bruto (PDB). Laos mencatatkan impor migas sebesar 8% terhadap PDB pada 2024. Sementara Thailand dan Kamboja masing-masing mencatatkan kontribusi impor migas sebesar 7% dan 6% terhadap PDB. 

Kerentanan Negara ASEAN Terhadap Tekanan Geopolitik Timur Tengah, 2024-2025 - (East Asia & Pacific Economic Update (EAP)/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Kerentanan Negara ASEAN Terhadap Tekanan Geopolitik Timur Tengah, 2024-2025 - (East Asia & Pacific Economic Update (EAP)/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Tingginya ketergantungan akan minyak membuat negara-negara tersebut menghadapi tekanan lebih besar karena kenaikan harga energi mampu menekan daya beli rumah tangga dan meningkatkan biaya input industri. Di sisi lain, Indonesia masih berada di zona oranye dengan kontribusi impor migas sebesar 1% terhadap PDB, sehingga relatif lebih aman dibanding beberapa negara ASEAN lainnya.

Selain ketergantungan impor energi, sejumlah negara juga menghadapi tekanan dari tingginya kebutuhan pembiayaan eksternal. Data EAP menunjukkan, Malaysia dan Timor Leste mencatatkan kebutuhan pembiayaan eksternal masing-masing sebesar 42% dan 48%. Khusus Malaysia, tingginya kebutuhan pembiayaan eksternal dipengaruhi oleh besarnya utang swasta jangka pendek seperti kredit perdagangan dan aliran dana sektor perbankan.

Meski menghadapi tekanan geopolitik global, sebagian negara ASEAN masih memiliki cadangan energi yang relatif aman. Sekitar 50% negara di kawasan mencatatkan cadangan energi yang mampu memenuhi kebutuhan impor lebih dari 5 bulan, termasuk Indonesia yang mencapai 6,2 bulan impor. Namun, Laos dan Vietnam perlu meningkatkan kewaspadaan sebab cadangan energi kedua negara tersebut hanya sebesar 2,6 bulan impor. 

Kerentanan tersebut menunjukkan bahwa ketahanan energi ASEAN masih menghadapi tantangan besar akibat tingginya ketergantungan impor migas dan tekanan pembiayaan eksternal. Jika konflik geopolitik terus berlanjut, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan inflasi, melemahkan daya beli masyarakat, serta menekan pertumbuhan ekonomi kawasan ke depan.

Data Terkait

daftar-maskapai-global-setop-terbang-ke-timur-tengah-hingga-2027
Otomotif

Daftar Maskapai Global Setop Terbang ke Timur Tengah hingga 2027

Akibat situasi keamanan yang belum kondusif, 6 maskapai global memperpanjang pembatalan dan penyesuaian tiket rute Timur Tengah hingga tahun 2027.

1 hari yang lalu

77-negara-wo-saat-netanyahu-berpidato-di-forum-pbb
Internasional

77 Negara WO Saat Netanyahu Berpidato di Forum PBB

Sebanyak 77 negara dilaporkan melakukan aksi WO saat Perdana Menteri Israel, Netanyahu, menyampaikan pidatonya di forum PBB pada 24 September 2026.

4 hari yang lalu

houthi-serang-kapal-tanker-saudi-di-laut-merah
Internasional

Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah

Timteng kembali bergejolak. Kelompok bersenjata Houthi di Yaman yang didukung Iran mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak milik Arab Saudi

23 Jul 2026

blok-masela-mulai-dibangun-di-tengah-melemahnya-ekspor-gas-indonesia
Ekonomi

Blok Masela Mulai Dibangun di Tengah Melemahnya Ekspor Gas Indonesia

Groundbreaking Blok Masela diharapkan memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan ekspor LNG Indonesia yang dalam satu dekade terakhir cenderung merosot.

20 Jul 2026

houthi-serang-saudi-timteng-kembali-memanas
Internasional

Houthi Serang Saudi, TimTeng Kembali Memanas

Kondisi di Timur Tengah kembali memanas. Kelompok Houthi yang didukung Iran kembali meluncurkan serangan rudal ke wilayah Arab Saudi

15 Jul 2026

tingkat-pengangguran-indonesia-masih-tertinggi-kedua-di-asean
Ekonomi

Tingkat Pengangguran Indonesia Masih Tertinggi Kedua di ASEAN

Tingkat pengangguran Indonesia mencapai 4,68% pada Maret 2026, tertinggi kedua di ASEAN. Kondisi ini menunjukkan tantangan penciptaan lapangan kerja masih besar.

8 Jul 2026