Subsidi Energi Melonjak Sepanjang 2026, Capai Rp 94,8 Triliun

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Subsidi Energi Melonjak Sepanjang 2026, Capai Rp 94,8 Triliun
Perkembangan Realisasi Subsidi Energi Indonesia, 2021-2025

Anggaran subsidi dan kompensasi energi Indonesia terus meningkat sepanjang 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah telah menggelontorkan subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp 203,7 triliun selama periode Januari hingga Mei 2026. 

Dari total realisasi tersebut, subsidi energi tercatat sebesar Rp 94,8 triliun, sedangkan kompensasi energi mencapai Rp 108,9 triliun. Alokasi tersebut digunakan untuk menjaga keterjangkauan harga energi bagi masyarakat sekaligus menahan dampak kenaikan biaya energi global terhadap perekonomian nasional.

Secara historis, beban subsidi energi juga menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Data Kementerian Keuangan mencatat, realisasi subsidi energi naik 31,91% dalam lima tahun terakhir, dari Rp 140,40 triliun pada 2021 menjadi Rp 185,20 triliun pada 2025. Kenaikan tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan dukungan fiskal untuk menjaga stabilitas harga energi di tengah fluktuasi harga komoditas dunia.

Perkembangan Realisasi Subsidi Energi Indonesia, 2021-2025 - (Kementerian Keuangan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Perkembangan Realisasi Subsidi Energi Indonesia, 2021-2025 - (Kementerian Keuangan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Sepanjang 2026, peningkatan subsidi dan kompensasi energi terjadi seiring meningkatnya tekanan geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi dan minyak dunia. Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi domestik. 

Data Terkait

serapan-anggaran-mbg-hingga-april-2026-capai-21
Ekonomi

Serapan Anggaran MBG hingga April 2026 Capai 21%

Realisasi anggaran MBG mencapai Rp 70,2 triliun hingga 27 April 2026 Capai 20,9% dari total dana Rp 355 triliun.

12 Mei 2026

kenaikan-harga-lpg-tekan-ekonomi-ketergantungan-10-provinsi-di-atas-95
Ekonomi

Kenaikan Harga LPG Tekan Ekonomi, Ketergantungan 10 Provinsi di Atas 95%

Kenaikan harga LPG menekan ekonomi rumah tangga, di tengah ketergantungan tinggi di 10 provinsi yang melampaui 95%. Kalimantan Timur catat pengguna tertinggi.

22 Apr 2026

tren-pengguna-turun-transisi-kompor-listrik-perlu-dioptimalkan
Ekonomi

Tren Pengguna Turun, Transisi Kompor Listrik Perlu Dioptimalkan

Transisi kompor listrik didorong guna menekan impor LPG, namun dalam 5 tahun terakhir penggunaannya justru menurun sehingga perlu dioptimalkan.

20 Apr 2026

pemerintah-ubah-kepemilikan-kopdes-merah-putih-bumdes-dominasi-aset
Ekonomi

Pemerintah Ubah Kepemilikan Kopdes Merah Putih, BUMDes Dominasi Aset

PMK No 15/2026 mengubah skema pendanaan KDMP dan menetapkan aset menjadi milik pemerintah daerah/desa. Hingga April 2026, aset koperasi didominasi BUMDes.

14 Apr 2026

pemerintah-tahan-harga-bbm-beban-subsidi-berpotensi-membengkak
Ekonomi

Pemerintah Tahan Harga BBM, Beban Subsidi Berpotensi Membengkak

Pemerintah belum menaikkan harga BBM meski minyak dunia sudah melambung. Dalam 5 tahun terakhir, realisasi BBM subsidi naik 74,86% sejak 2020.

8 Apr 2026

bbm-tak-naik-risiko-fiskal-perlu-diwaspadai
Ekonomi

BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai

BBM belum naik per 1 April 2026, namun beban subsidi berpotensi tembus Rp 400-500 triliun dan menekan fiskal di tengah minyak US$ 103,36 per barel.

1 Apr 2026