Realisasi penggunaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 27 April 2026 telah mencapai Rp 70,2 triliun. Menurut Kementerian Keuangan, angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2026. Pada Januari 2026 lalu, realisasi anggaran MBG baru sebesar Rp 19,55 triliun. Dengan demikian, realisasi anggaran program ini meningkat hingga 259% dalam empat bulan pertama tahun 2026.
Pemerintah mengalokasikan anggaran jumbo MBG pada 2026 guna mengejar target penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang. Total dana MBG tahun ini ditetapkan sebesar Rp 335 triliun, melonjak tajam dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang hanya Rp 71 triliun. Peningkatan anggaran tersebut dilakukan untuk memperluas cakupan program sekaligus memperkuat pemenuhan gizi masyarakat.
Meski demikian, serapan anggaran MBG pada tahun lalu belum optimal. Hingga 31 Desember 2025, Kementerian Keuangan mencatat dana MBG yang terserap hanya sebesar 72,5% dari target. Artinya, dari total anggaran Rp 71 triliun, realisasi penggunaan dana sepanjang 2025 hanya mencapai Rp 51 triliun.
Dengan capaian tersebut, hingga April 2026 serapan anggaran MBG telah menembus 20,9% dari total alokasi Rp 335 triliun tahun ini. Pemerintah diharapkan mampu menjaga efektivitas penyaluran program agar peningkatan anggaran yang signifikan dapat diikuti optimalisasi realisasi dan pencapaian target penerima manfaat ke depan.