Pemerintah Tahan Harga BBM, Beban Subsidi Berpotensi Membengkak

Rabu, 8 April 2026 | 15:25 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pemerintah Tahan Harga BBM, Beban Subsidi Berpotensi Membengkak
Perkembangan Subsidi dan Volume BBM Indonesia, 2020-2025

Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi meskipun rata-rata harga minyak dunia telah mencapai US$ 100 per barel. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa keputusan ini sejalan dengan pernyataan Menteri Sekretaris Negara, serta merupakan arahan langsung Presiden guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Meski demikian, keputusan tersebut berpotensi membebani belanja subsidi BBM. Data Kementerian Keuangan mencatat, dalam lima tahun terakhir tren belanja subsidi BBM menunjukkan peningkatan signifikan. Realisasi subsidi melonjak 74,86% dari Rp 14,93 triliun pada 2020 menjadi Rp 26,10 triliun. Sementara itu, pertumbuhan volume subsidi BBM hanya mencapai 31,99% dalam periode yang sama, mencerminkan tekanan dari kenaikan harga energi global.

Perkembangan Subsidi dan Volume BBM Indonesia, 2020-2025 - (Kementerian Keuangan/Diproduksi Gemini AI)
Perkembangan Subsidi dan Volume BBM Indonesia, 2020-2025 - (Kementerian Keuangan/Diproduksi Gemini AI)

Di samping itu, lonjakan tajam pada 2023, di mana realisasi belanja subsidi BBM mencapai Rp 21,29 triliun atau meningkat 39,84% secara tahunan (year on year/yoy). Kondisi ini menunjukkan beban fiskal yang semakin besar di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah mengumumkan serangkaian kebijakan efisiensi energi nasional yang mulai berlaku pada 1 April 2026. Kebijakan tersebut meliputi penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara satu hari setiap minggu, tepatnya setiap hari Jumat, baik di pemerintah pusat maupun daerah, serta imbauan kepada sektor swasta. 

Selain itu, penggunaan kendaraan dinas dibatasi maksimal 50%, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, serta mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Pemerintah juga memangkas perjalanan dinas dalam negeri hingga 50% dan luar negeri hingga 70%, serta memperluas hari, durasi, dan cakupan wilayah pelaksanaan car free day di berbagai daerah.

Data Terkait

mitigasi-geopolitik-pemerintah-rilis-8-kebijakan-efisiensi-energi
Ekonomi

Mitigasi Geopolitik, Pemerintah Rilis 8 Kebijakan Efisiensi Energi

Konflik AS-Iran mendorong krisis energi seiring melonjaknya harga minyak. Pemerintah kemudian meluncurkan kebijakan efisiensi energi sebagai antisipasi.

2 hari yang lalu

b50-segera-berlaku-ini-jejak-pengembangan-mandatori-biodiesel-nasional
Ekonomi

B50 Segera Berlaku, Ini Jejak Pengembangan Mandatori Biodiesel Nasional

Implementasi B50 dipercepat seiring kenaikan harga minyak dunia. Program biodiesel nasional telah berkembang dari B20 hingga B40 sebelum ke B50 pada 1 Juli 2026.

2 Apr 2026

bbm-tak-naik-risiko-fiskal-perlu-diwaspadai
Ekonomi

BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai

BBM belum naik per 1 April 2026, namun beban subsidi berpotensi tembus Rp 400-500 triliun dan menekan fiskal di tengah minyak US$ 103,36 per barel.

1 Apr 2026

indonesia-mempercepat-implementasi-b50-demi-ketahanan-energi-nasional
Hukum & Keamanan

Indonesia Mempercepat Implementasi B50 Demi Ketahanan Energi Nasional

Pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.

1 Apr 2026

pemerintah-terapkan-8-kebijakan-efisiensi-mitigasi-geopolitik
Hukum & Keamanan

Pemerintah Terapkan 8 Kebijakan Efisiensi Mitigasi Geopolitik

Pemerintah resmi meluncurkan delapan kebijakan efisiensi untuk memitigasi dampak ketegangan geopolitik global terhadap sektor energi nasional

1 Apr 2026

subsidi-energi-melonjak-102-dalam-5-tahun-capai-rp-381-t-di-2026
Ekonomi

Subsidi Energi Melonjak 102% Dalam 5 Tahun, Capai Rp 381 T di 2026

Anggaran subsidi energi naik 102% menjadi Rp 381,3 triliun pada 2026. Lonjakan dipicu harga minyak global dan peran APBN jaga daya beli.

30 Mar 2026