BI Naikkan Suku Bunga Darurat, Rupiah Menguat Rp 17.900 per Dolar AS

Selasa, 9 Juni 2026 | 20:28 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
BI Naikkan Suku Bunga Darurat, Rupiah Menguat Rp 17.900 per Dolar AS
Kebijakan Lanjutan Bank Indonesia Memperkuat Nilai Tukar Rupiah, Juni 2026

Nilai tukar rupiah berhasil menguat pada perdagangan Selasa (9/6) setelah Bank Indonesia (BI) mengambil langkah pengetatan kebijakan moneter. Menurut data Investing pada Selasa (9/6) pukul 19.13 WIB, rupiah terapresiasi 1,29% hingga berada di level Rp 17.956 per dolar AS. Penguatan tersebut terjadi setelah BI mengumumkan kenaikan suku bunga acuan darurat pada hari yang sama.

Melansir data Bank Indonesia, BI-Rate dinaikkan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50% pada Juni 2026. Selain itu, suku bunga Deposit Facility juga naik 25 bps menjadi 4,50%, sedangkan suku bunga Lending Facility meningkat 25 bps menjadi 6,25%. Kebijakan ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal dan gejolak pasar keuangan global.

Tak hanya menaikkan suku bunga acuan, Bank Indonesia juga mengumumkan sejumlah langkah lanjutan. BI menaikkan struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada seluruh tenor 6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan guna meningkatkan imbal hasil serta menarik masuknya investasi portofolio asing. 

Kebijakan Lanjutan Bank Indonesia Memperkuat Nilai Tukar Rupiah, Juni 2026 - (Bank Indonesia/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Kebijakan Lanjutan Bank Indonesia Memperkuat Nilai Tukar Rupiah, Juni 2026 - (Bank Indonesia/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Selain itu, BI memberikan insentif berupa penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) sebesar 10% bagi investor asing untuk meningkatkan daya tarik investasi sekaligus mengompensasi kewajiban yang selama ini ditanggung investor.

Di sisi lain, BI membuka kembali window lelang instrumen repurchase agreement (repo) untuk tenor 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan, dan 12 bulan bagi perbankan guna menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan sehingga pertumbuhan Uang Primer (M0) tetap berada di atas 10%. 

BI juga meningkatkan intensitas operasi moneter dalam rupiah maupun valuta asing melalui penyelenggaraan lelang SRBI sebanyak dua kali dalam seminggu. Selain itu, intervensi diperkuat melalui transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik serta transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar luar negeri. 

Langkah-langkah tersebut menunjukkan komitmen BI dalam menjaga stabilitas rupiah sekaligus memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan domestik.

Data Terkait

mekanisme-pencalonan-gubernur-bi-oleh-presiden-dan-dpr
Ekonomi

Mekanisme Pencalonan Gubernur BI oleh Presiden dan DPR

Presiden Prabowo menyerahkan Surpres ke DPR, mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI sesuai prosedur UU Bank Indonesia.

1 hari yang lalu

profil-destry-damayanti-calon-tunggal-gubernur-bi
Ekonomi

Profil Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI

Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama calon tunggal Gubernur BI kepada DPR. Calon tunggal tersebut adalah Pjs Gubernur BI, Destry Damayanti.

1 hari yang lalu

bi-pertahankan-suku-bunga-acuan-di-level-575-pada-juli-2026
Ekonomi

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di Level 5,75% pada Juli 2026

Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang diselenggarakan pada 21–22 Juli 2026. BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan Lending Facility sebesar 6,50%.

4 Agu 2026

langkah-menjaga-kepercayaan-investor-pasca-mundurnya-gubernur-bi
Politik

Langkah Menjaga Kepercayaan Investor Pasca Mundurnya Gubernur BI

Pengunduran diri Perry Warjiyo berisiko meningkatkan ketidakpastian pasar. Pemerintah dan BI didorong menjaga independensi, komunikasi, serta proses suksesi yang kredibel.

29 Jul 2026

rapor-nilai-tukar-rupiah-di-bawah-kepemimpinan-gubernur-bank-indonesia
Ekonomi

Rapor Nilai Tukar Rupiah di Bawah Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan dinamika yang berbeda pada setiap periode kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia. Depresiasi terdalam terjadi pada masa Soedradjad Djiwandono, ketika rupiah melemah 332,16% dari Rp2.071 per dolar AS pada Maret 1993 menjadi Rp8.950 per dolar AS pada Februari 1998 akibat krisis keuangan Asia.

29 Jul 2026

dampak-pengunduran-diri-gubernur-bi-bagi-ekonomi-hingga-pasar-keuangan
Ekonomi

Dampak Pengunduran Diri Gubernur BI bagi Ekonomi hingga Pasar Keuangan

Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI berisiko memicu pelemahan rupiah, kenaikan yield SBN, tekanan pasar saham, dan mempersempit ruang fiskal.

28 Jul 2026