IHSG Anjlok 5,91% dan Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dalam Sepekan

Kamis, 4 Juni 2026 | 18:53 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
IHSG Anjlok 5,91% dan Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dalam Sepekan
Dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,91% ke level 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Sementara, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dalam sepekan terakhir.

Pasar keuangan Indonesia mengalami tekanan signifikan dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun 5,91%, dari level 6.206,35 pada 25 Mei 2026 menjadi 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Pelemahan tersebut mencerminkan meningkatnya aksi jual di pasar saham domestik di tengah memburuknya sentimen global dan meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

Tekanan juga terjadi pada nilai tukar rupiah. Pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 18.30 WIB, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dibandingkan posisi Rp17.780 per dolar AS pada 28 Mei 2026. Pelemahan ini menandai meningkatnya tekanan terhadap mata uang domestik seiring menguatnya dolar AS. 

Koreksi tajam pada IHSG dan depresiasi rupiah terjadi di tengah meningkatnya gejolak global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah yang memperburuk prospek perekonomian dunia. Ketidakpastian tersebut mendorong investor global mengurangi eksposur pada aset berisiko di negara berkembang (emerging markets) dan mengalihkan dana ke instrumen yang dinilai lebih aman. Kondisi tersebut memicu arus keluar modal asing dari pasar keuangan domestik dan memberikan tekanan ganda terhadap pasar saham maupun nilai tukar rupiah.

Pergerakan IHSG menunjukkan tekanan yang semakin besar menjelang akhir periode pengamatan. Setelah sempat berada di level 6.195,43 pada 2 Juni 2026, indeks turun tajam menjadi 5.941,07 pada 3 Juni dan kembali melemah ke 5.839,79 pada 4 Juni 2026. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang relatif stabil di kisaran Rp17.835–Rp17.870 per dolar AS pada akhir Mei hingga awal Juni mulai mengalami pelemahan signifikan pada 3 Juni dan menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS pada 4 Juni 2026.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa pasar keuangan domestik masih sangat sensitif terhadap dinamika global. Ke depan, stabilitas pasar akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan konflik geopolitik, arah kebijakan moneter global, serta kemampuan pemerintah dan otoritas keuangan dalam menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,91% ke level 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Sementara, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dalam sepekan terakhir. - (BEI & Investing/DATASATU)
Dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,91% ke level 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Sementara, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dalam sepekan terakhir. - (BEI & Investing/DATASATU)

Data Terkait

net-sell-asing-membayangi-bursa-asean-indonesia-catat-outflow-jumbo
Ekonomi

Net Sell Asing Membayangi Bursa ASEAN, Indonesia Catat Outflow Jumbo

Aksi jual investor asing masih membayangi pasar saham ASEAN. Indonesia mencatat net sell asing sebesar US$ 1,95 miliar pada kuartal I-2026, tertinggi di kawasan.

3 hari yang lalu

ihsg-tertinggal-dari-bursa-utama-dunia
Ekonomi

IHSG Tertinggal dari Bursa Utama Dunia

Dalam periode 2 Maret–2 Juni 2026, pergerakan bursa saham global menunjukkan kinerja yang beragam. KOSPI mencatatkan kinerja luar biasa, yakni naik 40,96%. Sementara, IHSG terkoreksi 22,72%.

2 Jun 2026

rupiah-tertekan-di-pasar-offshore-dipicu-sentimen-global-dan-domestik
Ekonomi

Rupiah Tertekan di Pasar Offshore, Dipicu Sentimen Global dan Domestik

Rupiah di pasar offshore melemah hingga Rp 17.852 per dolar AS dan terdepresiasi 7,06% sepanjang 2026 akibat sentimen global serta tekanan domestik.

29 Mei 2026

ihsg-di-berbagai-masa-pemerintahan-era-presiden-prabowo-turun-2072
Ekonomi

IHSG di Berbagai Masa Pemerintahan, Era Presiden Prabowo Turun 20,72%

IHSG turun hingga 20,72% di era Presiden Prabowo. Sementara, kinerja IHSG tumbuh paling signifikan di era kepemimpinan Presiden SBY, yaitu hingga 499,50%.

25 Mei 2026

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

23 Mei 2026

rebalancing-msci-risiko-outflow-mengintai-pasar-saham-indonesia
Ekonomi

Rebalancing MSCI, Risiko Outflow Mengintai Pasar Saham Indonesia

Rebalancing MSCI Mei 2026 memicu koreksi IHSG 1,98% ke 6.723,32. Meski demikian, terdapat risiko outflow yang kian membesar ke depannya.

16 Mei 2026