IHSG Tertinggal dari Bursa Utama Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 | 17:36 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
IHSG Tertinggal dari Bursa Utama Dunia
Dalam periode 2 Maret–2 Juni 2026, pergerakan bursa saham global menunjukkan kinerja yang beragam. KOSPI mencatatkan kinerja luar biasa, yakni naik 40,96%. Sementara, IHSG terkoreksi 22,72%.

Eskalasi militer di Timur Tengah, yang dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, telah mengubah peta risiko pasar keuangan global. Namun, respons pasar modal dalam periode 2 Maret hingga 2 Juni 2026 menunjukkan anomali yang menarik. Alih-alih kompak bertumbangan, bursa saham global justru menunjukkan kinerja yang sangat beragam dengan mayoritas indeks utama bergerak tangguh di zona hijau.

Zona Asia Timur memimpin penguatan global. KOSPI Korea Selatan mencetak lonjakan tertinggi sebesar 40,96%, dari level 6.244,13 pada 2 Maret 2026 ke level 8.801,49 pada 2 Juni 2026, disusul oleh Nikkei 225 Jepang yang melesat 14,72%. Di sisi lain, bursa Barat dan regional seperti DJIA Amerika Serikat (+4,45%), STI Singapura (+4,22%), dan DAX Jerman (+2,48%) juga berhasil membukukan performa positif di tengah ketidakpastian geopolitik.

Sangat kontras dengan tren penguatan global, IHSG Indonesia justru menjadi indeks dengan kinerja terburuk di dunia. Dalam kurun waktu tiga bulan, IHSG mengalami koreksi terdalam, yakni mencapai 22,72%, terjun bebas dari level psikologis 8.016,83 menuju 6.195,43.

Data tersebut menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia menghadapi tekanan yang relatif lebih besar dibandingkan mayoritas bursa global sejak meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Dalam periode 2 Maret–2 Juni 2026, pergerakan bursa saham global menunjukkan kinerja yang beragam. KOSPI mencatatkan kinerja luar biasa, yakni naik 40,96%. Sementara, IHSG terkoreksi 22,72%. - (Investing/DATASATU)
Dalam periode 2 Maret–2 Juni 2026, pergerakan bursa saham global menunjukkan kinerja yang beragam. KOSPI mencatatkan kinerja luar biasa, yakni naik 40,96%. Sementara, IHSG terkoreksi 22,72%. - (Investing/DATASATU)

Data Terkait

ihsg-di-berbagai-masa-pemerintahan-era-presiden-prabowo-turun-2072
Ekonomi

IHSG di Berbagai Masa Pemerintahan, Era Presiden Prabowo Turun 20,72%

IHSG turun hingga 20,72% di era Presiden Prabowo. Sementara, kinerja IHSG tumbuh paling signifikan di era kepemimpinan Presiden SBY, yaitu hingga 499,50%.

25 Mei 2026

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

23 Mei 2026

rebalancing-msci-risiko-outflow-mengintai-pasar-saham-indonesia
Ekonomi

Rebalancing MSCI, Risiko Outflow Mengintai Pasar Saham Indonesia

Rebalancing MSCI Mei 2026 memicu koreksi IHSG 1,98% ke 6.723,32. Meski demikian, terdapat risiko outflow yang kian membesar ke depannya.

16 Mei 2026

rebalancing-msci-tekan-ihsg-ini-daftar-emiten-yang-keluar
Ekonomi

Rebalancing MSCI Tekan IHSG, Ini Daftar Emiten yang Keluar

MSCI mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks global Mei 2026. IHSG pun melemah 1,98% ke 6.723,32 di tengah sorotan likuiditas dan konsentrasi kepemilikan saham.

15 Mei 2026

ihsg-tertekan-usai-msci-tahan-rebalancing-saham-indonesia
Ekonomi

IHSG Tertekan Usai MSCI Tahan Rebalancing Saham Indonesia

Pada 20 April 2026, MSCI mengumumkan masih mempertahankan pembatasan saham Indonesia dalam review indeks Mei 2026. Keputusan ini berdampak langsung pada pergerakan saham dan sentimen pasar Indonesia.

23 Apr 2026

konflik-iran-as-angkat-saham-energi-dan-emas-bagaimana-kinerjanya-kini
Ekonomi

Konflik Iran-AS Angkat Saham Energi dan Emas, Bagaimana Kinerjanya Kini?

Saham energi dan emas sempat naik usai konflik Iran-AS, namun terkoreksi seiring IHSG turun 11,48% dan risiko defisit fiskal di atas 3%.

31 Mar 2026